Lima Gubernur Desak Jokowi Percepat Bangun Kalimantan

Pontianak, Obsessionnews – Forum Kerjasama Revitalisasi dan Percepatan Pembangunan Regional Kalimantan (FKRP2RK) pada Rabu (15/4/2015), bertemu dengan Presiden RI Jokowi di Istana Negara Jakarta. Keanggotaan Forum tersebut terdiri dari 5 daerah pemerintah provinsi (pemprov) di wilayah Pulau Kalimantan, yakni Pemrpov Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Utara. Pertemuan lima kepala daerah se-Wilayah Pulau Kalimantan tersebut disambut baik oleh Presiden Jokowi. Pertemuan terkait percepatan pembangunan di wilayah Kalimantan yang secara prinsip tertuang dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas). Meski sudah termasuk dalam Musrenbangnas, namun para Gubernur se-Kalimantan mendesak kepada Jokowi untuk mempercepat kepastian pembangunan infrastruktur di wilayah Kalimantan. Menurut Kepala Humas Pemerintah Provinsi Kalbar, Numsuan Madsun, kelima Gubernur mendesak percepatan pembangunan terutama pembangunan infrastruktur dan menyangkut konektivitas antara satu Provinsi dengan yang lainnya (Kalimantan Connection) bisa segera terealisasi di Pemerintahan Presiden Jokowi. Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Cornelis menyampaikan permasalahan terkait dengan pembangunan infrastuktur di daerah perbatasan antara Kalimantan Barat dengan Negara Malaysia. Pasalnya, menurut Cornelis, percepatan pembangunan di wilayah perbatasan sangatlah penting, sehingga daerah perbatasan dapat lebih maju dan terdepan. Hal ini juga sudah menjadi komitmen Presiden Jokowi untuk membangun perbatasan agar lebih maju dan memiliki daya saing global serta kesiapan Kalbar menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). “Presiden Jokowi beberapa waktu yang lalu sudah meninjau secara langsung kondisi daerah perbatasan Entikong di Kabupaten Sanggau Kalbar yang berbatasan langsung dengan Kuching, Sarawak Maalaysia,” ungkap Madsun kepada obsessionnews.com, Sabtu (18/4). “Percepatan pembangunan infrastuktur, baik di wilayah perbatasan Kalbar-Malaysia pada khususnya dan wilayah Kalimantan pada umumnya, sangatlah penting untuk menjadikan Wilayah Kalimantan sebagai salah satu pusat ekonomi Indonesia,” harapnya. (Saufi)





























