Ada Yusril di Muktamar PBB, Rhoma Irama Mundur

Jakarta, Obsessionnews - Partai Bulan Bintang (PBB) dalam waktu dekat akan menggelar Muktamar IV untuk memilih ketua umum yang baru. Salah satu tokoh yang didorong untuk maju sebagai kandidat ketua umum adalah Raja dangdut Rhoma Irama. Mantan bakal Capres dair PKB ini pun mengaku siap untuk maju lewat kendaraan PBB. Guna memuluskan langkah politiknya, Rhoma pada Jumat siang (17/4/2014), bersama Tim Kampanyenya melakukan pertemuan tertutup dengan pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra yang juga pentolan PBB. Tujuan Rhoma bertemu dengan Yusril tidak lain untuk meminta restu dan dukungan sebagai calon ketua umum. Namun, menurut Divisi Media dan Publikasi Muktamar IV PBB, Muhammad Nasihin, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, menjelaskan bahwa ternyata Yusril justru juga ingin maju menjadi kandidat ketua umum bersama Rhoma. Berdasarkan keterangannya, Yusril sebenarnya tidak berkeinginan untuk maju menjadi ketua umum. Hanya saja, dengan banyak desakan dan dukungan dari pengurus DPW dan DPC, Yusril akhirnya tidak bisa menolaknya. "Ada desakan agar Yusril juga mau maju menjadi Ketum," ujarnya, Jumat.
Setelah adanya pertemuan tersebut, Rhoma dikabarkan berubah pikiran, ia memutuskan akan mundur dari pencalonannya sebagai ketua umum, jika Yusril juga ikut maju menjadi pesaingnya. Ia merasa tidak hormat bersaing dengan Yusril yang juga mantan aktor pemeran film Laksamana Cheng Ho. Nasihin berharap, meski Yusril akan maju, Rhoma Irama tetap tidak mengurungkan niatnya untuk maju. Sebab, Yusril juga mempersilakan Rhoma menjadi pesaingnya. Lebih dari itu, ia juga berharap Rhoma tetap mau berjuang di PBB, lantaran jabatan Ketum atau bukan dinilai bukan menjadi alasan untuk tidak berjuang bersama di PBB. "Jangan karena Laksamana (Yusril- red) datang, kemudian Raja hengkang. Alangkah indahnya jika Raja dangdut tersebut dapat berjuang bersama di PBB, apapun jabatannya," harapnya. (Albar)
Setelah adanya pertemuan tersebut, Rhoma dikabarkan berubah pikiran, ia memutuskan akan mundur dari pencalonannya sebagai ketua umum, jika Yusril juga ikut maju menjadi pesaingnya. Ia merasa tidak hormat bersaing dengan Yusril yang juga mantan aktor pemeran film Laksamana Cheng Ho. Nasihin berharap, meski Yusril akan maju, Rhoma Irama tetap tidak mengurungkan niatnya untuk maju. Sebab, Yusril juga mempersilakan Rhoma menjadi pesaingnya. Lebih dari itu, ia juga berharap Rhoma tetap mau berjuang di PBB, lantaran jabatan Ketum atau bukan dinilai bukan menjadi alasan untuk tidak berjuang bersama di PBB. "Jangan karena Laksamana (Yusril- red) datang, kemudian Raja hengkang. Alangkah indahnya jika Raja dangdut tersebut dapat berjuang bersama di PBB, apapun jabatannya," harapnya. (Albar) 




























