Polisi Prarekonstruksi Pembunuhan Tata di Rumah Kos

Jakarta, Obsessionnews - Penyidik Unit I Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jumat (17/4), melakukan prarekonstruksi kematian Deudeuh Avisah Rini alias Tata Chubbie alias Mpih, 26 tahun di rumah indekosnya, Jalan Tebet Utara I/15C Jakarta Selatan. Unit Jatanras dan Inafis Polda Metro Jaya juga turut membawa pelaku pembunuhan, M. Rio Santoso. Prarekonstruksi ini untuk mengetahui kronologis pembunuhan. [caption id="attachment_32480" align="alignnone" width="227"]
Deudeuh Alfi Sahrin[/caption] [caption id="attachment_32577" align="alignnone" width="240"]
Rio Santoso[/caption] Setelah tiba di lokasi, tersangka langsung dibawa ke kamar Tata dilantai 3 nomor 28. Tersangka melaksanakan reka adegan selama setengah jam di kamar Janda 26 tahun tersebut. Setelah pra rekonstruksi, polisi melanjutkan untuk melakukan pencarian terhadap kunci kamar Tata yang dibuang tersangka di stasiun Tebet. "Ini baru prarekonstruksi nanti baru kami rekonstruksi," jelas Kanit I Subdit Jatanras, Komisaris Buddy Towoliu kepada wartawan di lokasi prarekonstruksi. [caption id="attachment_32483" align="alignnone" width="279"]
Deudeuh Alfi Sahrin[/caption] Ada lima adegan dalam prarekonstruksi yang dilakukan oleh Rio. Pertama adalah mencari kunci yang dibuang pelaku, adegan saat masuk ke kamar mandi, di tempat tidur, mencekik korban dan saat mendorong korban ke samping. "Serta mulut disumpal kaos kaki sampai meninggal di lokasi," tambah Buddy. (Herdianto)
Deudeuh Alfi Sahrin[/caption] [caption id="attachment_32577" align="alignnone" width="240"]
Rio Santoso[/caption] Setelah tiba di lokasi, tersangka langsung dibawa ke kamar Tata dilantai 3 nomor 28. Tersangka melaksanakan reka adegan selama setengah jam di kamar Janda 26 tahun tersebut. Setelah pra rekonstruksi, polisi melanjutkan untuk melakukan pencarian terhadap kunci kamar Tata yang dibuang tersangka di stasiun Tebet. "Ini baru prarekonstruksi nanti baru kami rekonstruksi," jelas Kanit I Subdit Jatanras, Komisaris Buddy Towoliu kepada wartawan di lokasi prarekonstruksi. [caption id="attachment_32483" align="alignnone" width="279"]
Deudeuh Alfi Sahrin[/caption] Ada lima adegan dalam prarekonstruksi yang dilakukan oleh Rio. Pertama adalah mencari kunci yang dibuang pelaku, adegan saat masuk ke kamar mandi, di tempat tidur, mencekik korban dan saat mendorong korban ke samping. "Serta mulut disumpal kaos kaki sampai meninggal di lokasi," tambah Buddy. (Herdianto) 




























