16 Mobil Penyapu Jalan Disiapkan Jelang KAA

Bandung, Obsessionnews - Jelang Konferensi Asia Afrika (KAA) dipersiapkan 16 mobil penyapu jalan oleh Pemerintah Kota Bandung. Hal ini dijelaskan Walikota Bandung Ridwan Kamil saat mencoba mobil tersebut, Jumat (10/4). Pada peringatan KAA, mobil penyapu jalan ini juga akan berada di ring 1 dan ring 2 untuk membersihkan di titik tersebut. "Mobil ini di ring 1 dan 2 akan terus muter- muter membersihkan di titik tersebut hingga sampai penyelenggaraan KAA nanti," ucap Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, usai ujicoba mobil penyapu jalan dengan mengitari Balai Kota Bandung dimulai dari Jalan Wastukancana hingga ke Jalan Merdeka Bandung.
Selain jelang KAA, pada penilaian Adipura pengadaan mobil penyapu jalan ini menjadi salah satu penilaian untuk masuk final dan verifikasi. "Target menang Adipura sebenarnya tahun depan, tapi kalau bisa hari ini, Alhamdulillah," ucap Kang Emil. Ia pun menilai uji coba tersebut dilakukan agar mobil penyapu jalan dapat dioperasikan dengan baik. Sehingga mampu menjadi pendamping petugas kebersihan untuk membersihkan lingkungan Kota Bandung. "Jadi mobil penyapu jalan ini sebagai jawaban peningkatan infrastuktur di Bandung," ujarnya.
Cara menjadikan Kota Bandung bersih adalah dengan merubah kultur seperti adanya gerakan pungut sampah dan peningkatan infrastuktur dari mobil penyapu jalan ini. "Dengan adanya regulasi kebersihan, pemberlakuan denda serta adanya infrastuktur merupakan upaya agar Kota Bandung bersih," ungkap Walikota Bandung. Idealnya, menurut Kang Emil, satu kecamatan memiliki satu mobil pembersih jalan, sehingga setiap Camat dapat bergerak dengan jajarannya untuk membersihkan wilayahnya kapan saja.
Menurutnya pula, pengadaan16 mobil penyapu jalan ini berasal dari APBD 2015. "Pengadaan unit mobil penyapu jalan ini berasal dari APBD murni 2015 dan membelinya menggunakan lelang online" tandasnya. Mobil penyapu jalan ini dipeoduksi Skotlandia dan Italia. (Dudy Supriyadi)
Selain jelang KAA, pada penilaian Adipura pengadaan mobil penyapu jalan ini menjadi salah satu penilaian untuk masuk final dan verifikasi. "Target menang Adipura sebenarnya tahun depan, tapi kalau bisa hari ini, Alhamdulillah," ucap Kang Emil. Ia pun menilai uji coba tersebut dilakukan agar mobil penyapu jalan dapat dioperasikan dengan baik. Sehingga mampu menjadi pendamping petugas kebersihan untuk membersihkan lingkungan Kota Bandung. "Jadi mobil penyapu jalan ini sebagai jawaban peningkatan infrastuktur di Bandung," ujarnya.
Cara menjadikan Kota Bandung bersih adalah dengan merubah kultur seperti adanya gerakan pungut sampah dan peningkatan infrastuktur dari mobil penyapu jalan ini. "Dengan adanya regulasi kebersihan, pemberlakuan denda serta adanya infrastuktur merupakan upaya agar Kota Bandung bersih," ungkap Walikota Bandung. Idealnya, menurut Kang Emil, satu kecamatan memiliki satu mobil pembersih jalan, sehingga setiap Camat dapat bergerak dengan jajarannya untuk membersihkan wilayahnya kapan saja.
Menurutnya pula, pengadaan16 mobil penyapu jalan ini berasal dari APBD 2015. "Pengadaan unit mobil penyapu jalan ini berasal dari APBD murni 2015 dan membelinya menggunakan lelang online" tandasnya. Mobil penyapu jalan ini dipeoduksi Skotlandia dan Italia. (Dudy Supriyadi) 




























