Mobil Dinas Pemkot Bandung Dipakai, Mesin Bisa Mati Sendiri

Mobil Dinas Pemkot Bandung Dipakai, Mesin Bisa Mati Sendiri
Bandung, Obsessionnews - Jangan main-main dengan mobil dinas yang ada di kota Bandung, mesin bisa mati sendiri saat mobil tanpa ijin dipakai untuk keluar kota. Demikian salah satu penjelasan Walikota Bandung Ridwan Kamil saat menerima Duta Besar Denmark, Casper Klynge, di  Bandung Command Center (BCC), Balaikota Bandung, Rabu  (8/4/2015). Kunjungan dubes Denmark ini merupakan yang pertama kali dilakukannya ke Bandung, khususnya ke Bandung Comand Center. Kang Emil menerangkan  sistem kerja Bandung Command Center yang mampu memantau segala gerak aktifitas yang berlangsung di Kota Bandung. Walikota Bandung juga meyakini dengan adanya BCC segala pelayanan publik dapat teratasi dengan cepat. “Dengan aplikasi ini kita bisa memantau 100 lokasi lebih dibandung juga bisa memantau ambulan dan bus” terang walikota Bandung, Ridwan Kamil. Selain itu Walikota Bandung juga menerangkan dengan BBC mempermudah kinerja pemerintahan seperti pengontrolan kendaraan pemerintah yang telah dipasangi alat sehingga mampu dipantau oleh BCC. “jadi nanti kalau mobil pemerintahan dipakai keluar kota tanpa izin dapat diberhentikan langsung mesinnya melalui BCC” . Walikota juga merangkan tentang aplikasi terbaru yang disebut dengan Panic Button, Panic Button berguna untuk memberitahu secara cepat pengaduan masyarakat terhadap tindak kriminal. Dengan aplikasi ini pengadu dapat dipantau lokasinya melalui BCC dan langsung ditindak lanjuti oleh instansi keamanan setempat, sistem kerjanya dengan memencet tombol merah pada layar sebanyak 3 kali. “apabila terlalu panik” katanya. Setelah membahas sistem kerja BCC, Walikota Bandung juga menunjukkan shelter-shelter sepeda yang beroperasi di Bandung, Walikota memiliki harapan kemacetan dan polusi kendaraan dapat diminimalisir dengan adanya penyewaan sepeda murah di Bandung. “Sehingga nanti bersepeda dapat menjadi suatu budaya di Kota Bandung” terang Ridwan Kamil. (Dudy Supriyadi)