Ahok: Banyak Nama PHL Fiktif, Maling Teriak Maling

Ahok: Banyak Nama PHL Fiktif, Maling Teriak Maling
Jakarta, Obsessionnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menanggapi persoalan gaji Pekerja Harian Lepas (PHL) yang bertugas membersihkan kawasan Monas, Jakarta Pusat. Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta belum memberikan gaji karena jumlah data PHL saat ini masih banyak yang dimanipulasi. Alhasil, banyak oknum yang tidak bekerja sebagai PHL, tapi menuntut pembayaran gaji. "Banyak PHL yang nama-namanya fiktif dan saat ini ikut berteriak karena belum menerima gaji. Ini pegawai bener gak? Karena juga banyak mandor, ini jangan-jangan mulai ribut ketika pembagian rejeki nggak merata," ujar Ahok di Balaikota, Jakarta, Jumat (10/4). Oleh karena itu, lanjut Ahok, pihaknya menerapkan sistem pembayaran gaji pegawai melalui transfer bank. Kemudian, Ahok meminta nama PHL yang bekerja di Monas untuk diserahkan seperti di Dinas Kebersihan DKI. Namun, banyak PHL palsu malahan meminta bantuan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) terkait nasib mereka. "Saya tantang, LBH kalau mau bantu silahkan. Sudah pintar semua. Ini sudah main politik nih. Jadi ini sama maling teriak maling terjadi di Jakarta," pungkasnya. (Herdianto)