Krisis Perbatasan Yaman Dikhawatirkan Ganggu Ibadah Haji

Padang, Obsessionnews - Situasi yang memanas di perbatasan Yaman dan Saudi Arabia dikhawatirkan akan mengganggu pelaksanaan ibadah haji tahun 2015. Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin berharap krisis yang terjadi di kedua negara itu segera berakhir, sehingga pelaksanaan ibadah haji tidak terganggu. Lukman mengatakan, pemerintah Indonesia terus melakukan pemantauan bagaimana perkembangan di perbatasan Yaman dan Saudi Arabia, karena lebih dari empat ribu warga Indonesia berada di Yaman yang sebagian rata-rata mahasiswa dan pelajar. "Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yaman juga selalu memantau dan mencari informasi terkait kondisi warga Indonesia di sana," kata Lukman usai menghadiri acara Wisuda Angkatan ke-73 IAIN Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (31/3), pukul 10.30 WIB. Dia mengungkapkan, pemerintah sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk mengevakuasi WNI dari Yaman yang berada di zona konflik. Upaya evakuasi dengan melibatkan banyak pihak, termasuk dari TNI. "Saat ini staf KBRI yang ada di Muscat dan Jeddah disiagakan untuk merapat ke sebuah kawasan bernama Jisan," katanya. Lukman menjelaskan, kawasan tersebut adalah sebuah kota perbatasan antara Yaman dan Saudi Arabia yang kemungkinan digunakan sebagai jalur evakuasi. (Musthafa Ritonga)





























