34 Pengunjung Karaoke Positif Konsumsi Narkoba

Pontianak, Obsessionnews – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat (Kalbar) kembali mengadakan razia di sebuah karaoke di Kota Pontianak pada Senin (30/3) malam. Sebanyak 49 pengunjung dan karyawan Imperium KTV di Hotel
Garuda, Jalan Pahlawan Pontianak menjalani tes urine. “Dari pemeriksaan dan tes urine yang dilakukan oleh petugas BNNP Kalbar, terdapat 34 orang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba,” kata Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Kalbar AKBP Sriyono kepada obsessionnews.com di Pontianak, Selasa (31/3). Ke-34 orang yang dinyatakan positif menggunakan narkoba tersebut terdiri dari 12 perempuan dan 22 laki-laki. “Meskipun kami rutin melakukan razia di beberapa tempat hiburan malam yang dianggap rawan, tetapi masih saja pengguna narkoba tidak jera,” kata Sriyono dengan kesal. BNNP Kalbar berupaya akan menekan angka peredaran narkoba di tempat hiburan malam dengan menindak tegas dan memberikan sanksi yang berat bagi para pengguna narkoba. Sementara itu Manager Imperium KTV Rossano Yuniarsyah mendukung razia dan tes urine kepada pegawai dan pengunjung. "Kami mengapresiasi razia yang dilakukan oleh BNNP Kalbar di berbagai tempat hiburan malam. Hal ini bagus untuk menekan angka pengguna narkoba,” ujarnya kepada obsessionnews.com, Selasa (31/3) Tempat hiburan malam seperti karaoke di Pontianak sangat berkembang pesat. Rossano selalu menghimbau dan melarang secara tertulis bagi tamu untuk tidak membawa dan mengonsumsi barang-barang terlarang. “Tempat hiburan malam di manapun selalu melarang para pengujungnya untuk tidak membawa narkoba. Kelemahan kami justru kurangnya pengawasan dan kami berharap dengan aksi yang dilaksanakan BNNP Kalbar dapat menjalin kerjasama dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba di Pontianak,” katanya. (Ahmad Saufi)
Garuda, Jalan Pahlawan Pontianak menjalani tes urine. “Dari pemeriksaan dan tes urine yang dilakukan oleh petugas BNNP Kalbar, terdapat 34 orang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba,” kata Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Kalbar AKBP Sriyono kepada obsessionnews.com di Pontianak, Selasa (31/3). Ke-34 orang yang dinyatakan positif menggunakan narkoba tersebut terdiri dari 12 perempuan dan 22 laki-laki. “Meskipun kami rutin melakukan razia di beberapa tempat hiburan malam yang dianggap rawan, tetapi masih saja pengguna narkoba tidak jera,” kata Sriyono dengan kesal. BNNP Kalbar berupaya akan menekan angka peredaran narkoba di tempat hiburan malam dengan menindak tegas dan memberikan sanksi yang berat bagi para pengguna narkoba. Sementara itu Manager Imperium KTV Rossano Yuniarsyah mendukung razia dan tes urine kepada pegawai dan pengunjung. "Kami mengapresiasi razia yang dilakukan oleh BNNP Kalbar di berbagai tempat hiburan malam. Hal ini bagus untuk menekan angka pengguna narkoba,” ujarnya kepada obsessionnews.com, Selasa (31/3) Tempat hiburan malam seperti karaoke di Pontianak sangat berkembang pesat. Rossano selalu menghimbau dan melarang secara tertulis bagi tamu untuk tidak membawa dan mengonsumsi barang-barang terlarang. “Tempat hiburan malam di manapun selalu melarang para pengujungnya untuk tidak membawa narkoba. Kelemahan kami justru kurangnya pengawasan dan kami berharap dengan aksi yang dilaksanakan BNNP Kalbar dapat menjalin kerjasama dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba di Pontianak,” katanya. (Ahmad Saufi)




























