Ini Cara Siswa SD Taruna Papua Hadapi Ujian

Timika, Obsessionnews - Dalam waktu dekat ini sekolah tinggat dasar hingga tingkat atas akan menyelenggarakan ujian, tidak terkecuali SD Taruna Papua. Maka, berbagai persiapan dilakukan dewan guru untuk menyiapkan siswanya menghadapi ujian tersebut. "Persiapannya sudah dari awal semester genap mereka punya try out untuk tiga bidang studi," ujar Kepala Sekolah SD Taruna Papua, Evi Susanti saat menerima kunjungan wartawan bersama perwakilan LPMAK di sekolahnya, Rabu (18/3/2015). Tahun ini 14 siswa kelas 6 SD Taruna Papua akan mengikuti ujian. Mereka sudah didaftarkan melalui kantor dinas setempat. Selain melakukan rangkaian try out, Evi juga membuat kebijakan dengan menambah jam belajar siswa. "Anak-anak punya jam berajar di tambahkan, untuk jam siang lalu ada penambahan jam belajar malam," katanya. Dia menjelaskan jadwal jam belajar tambahan untuk siang hari dimulai pukul 14.00 WIT - 15.00 WIT, lalu pukul 19.00 WIT - 20 WIT untuk jadwal malam hari. Selama belajar para siswa akan ditangani oleh tim khusus yang terdiri dari tiga guru. "Bapak Dewa membantu di IPA, bapak Soni wali kelasnya di Bahasa serta bapak Sandoko di Matematika," tutur Evi. Menurut Evi ujian kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kalau dulu istilahnya disebut ujian nasional, namun sekarang istilah tersebut sudah diganti dengan Ujian Akhir Sekolah Standar Nasional. Jadi, kata dia dinas provinsi yang membuat soal ujian sedangkan evaluasi dilakukan di tingkat subrayon. "Karena sekarang SD tidak ada UN nya tapi ada soal yang keluar dari Jayapura," papar Evi. Sekolah Taruna Papua yang terletak di Jalan Kutilang, Desa Wonosari Jaya, Sentra Pemukiman 4, Distrik Wania, Timika ini telah meluluskan 8 orang pada ujian angkatan pertama tahun 2014. Sebab sekolah yang dibangun atas bantuan dana dari Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK) ini, baru berdiri tahun 2013. Saat ini jumlah siswa keseluruhan yang mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah ini berjumlah 190 orang. Mereka menghuni asrama siswa bersama 25 staf akademik dan non akademik lainnya. (Has)





























