Sabar AS, Wakil Rakyat yang Merakyat

Padang, Obsessionnews - Namanya Sabar AS. Mudah diingat, bukan? Popularitasnya melejit ketika menjadi anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar) periode 2009-2014. Ia dikenal sebagai wakil rakyat yang merakyat dan gigih memperjuangkan aspirasi rakyat. Pada Pemilu 2014 politikus Partai Demokrat ini terpilih kembali menjadi anggota DPRD Sumbar masa bakti 2014-2019.
Sabar menduduki posisi Ketua Komisi II DPRD Sumbar. Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Ketahanan Pangan yang digagas DPRD Sumbar awal tahun 2015 dipercayakan kepada Komisi II sebagai penanggung jawabnya. Dan ini merupakan ujian baginya. Sabar ditantang untuk merampungkan Ranperda Ketahanan Pangan, apakah efektif atau tidak.
[caption id="attachment_27728" align="alignnone" width="235"]
Sabar AS tak kenal kata lelah dalam memperjuangkan aspirasi rakyat[/caption]Dia optimis setelah Ranperda Ketahanan Pangan efektif berjalan, kedaulatan pangan di Sumbar akan tercapai. Lahan-lahan yang tersedia akan dimanfaatkan lebih maksimal. Selama ini lahan-lahan tersebut telah beralih fungsi, karena tidak ada pengaturan yang jelas.
“Ke depan akan terdapat lahan abadi yang pemanfaatannya jelas, sehingga memudahkan dalam melaksanakan dan pemenuhan ketahanan pangan,” katanya kepada obsessionnews.com di Padang baru-baru ini.
Karier politiknya yang cepat menanjak tidak lepas dari aktivitasnya sebagai aktivis sewaktu mahasiswa. Jiwa kepemimpinannya muncul sejak ia menjadi mahasiswa STAIN Bukittinggi. Saat itu Sabar didaulat menjadi Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAIN Bukittinggi.
Semasa mahasiswa, pria kelahiran 1976 itu juga aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Sabar pernah menjadi Ketua Umum Badan Koordinasi (Badko) HMI Sumbar-Riau, dan terpilih menjadi Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar (PB) HMI dalam Kongres HMI di Jakarta tahun 2003.
Berbekal pengalamannya berorganisasi semasa mahasiswa itu, Sabar kemudian memperluas jaringannya. Pria kelahiran Maroken, Kecamatan, Rao, Kabupaten Pasaman, Sumbar, ini terjun ke pentas politik. Tahun 2006 Sabar bergabung dengan Partai Demokrat.
Dalam Musyawarah Daerah (Musda) II Partai Demokrat Sumbar di Buktinggi tahun 2011, Sabar didaulat sebagi Direktur Eksekutif Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumbar. Posisi prestisius di partai dipercayakan kepadanya, berbanding lurus dengan aktivitasnya sebagai aktivis di organisasi kemahasiswaan. Pengalaman dan jaringannya yang luas semasa di organisasi kemahasiswaan menempatkan Sabar sebagai salah seorang pejabat teras di DPD Partai Demokrat Sumbar.
Sabar memilih jalur politik dengan harapan bisa duduk sebagai anggota legislatif. Lewat lembaga itu ia lebih memudahkan menyuarakan aspirasi masyarakat dan mempercepat pembangunan daerah. Selain itu juga lebih memudahkan mewujudkan kemajuan masyarakat terutama di bidang pendidikan, ekonomi dan akses transportasi akan terwujud. Obsesinya menjadi anggota DPRD telah menjelma menjadi kenyataan, dan Sabar dituntut harus bekerja ekstra keras memperjuangkan aspirasi rakyat.
Di tengah kesibukannya di dunia politik, Sabar masih terus menimba ilmu. Saat ini dia tengah menyelesaikan studi di Program Magister Sains Manajemen/Marketing Manajemen Universitas Bung Hatta Padang. (Musthafa Ritonga)





























