Iran: Ketimpangan Ekonomi di Dunia Meningkat

Teheran - Duta Besar Republik Islam Iran untuk PBB, Gholam-Hossein Dehqani menilai kebijakan ekonomi yang salah telah meningkatkan ketimpangan ekonomi. Kantor berita IRNA melaporkan, Dehqani mengatakan meski adanya berbagai kemajuan yang dicapai dalam pemberantasan kemiskinan, namun ketimbangan ekonomi terus meningkat. Menurutnya, kebijakan ekonomi yang keliru telah menjadi salah satu faktor meningkatnya ketimpangan itu. Berbicara pada pertemuan Komisi Pembangunan Sosial PBB ke-53 pada Kamis (5/2/2015), Dehqani menganggap tidak tercapainya target pemberantasan kemiskinan sebagai salah satu kegagalan dunia modern. Konferensi Dunia untuk Pembangunan Sosial di Kopenhagen pada 1995 telah menetapkan target-target pembangunan sosial. Dehqani lebih lanjut menandaskan, sanksi-sanksi ilegal telah menjadi pemicu utama meningkatnya ketimpangan di negara-negara yang terkena sanksi. “Sanksi memainkan peran destruktif dan menjadi hambatan bagi negara-negara dunia untuk mencapai Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs) dan juga tujuan pembangunan sosial Kopenhagen,” paparnya. Dia juga menyayangkan kealpaan program Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs) terhadap masalah yang berhubungan dengan orang cacat. “Masalah kesehatan harus mempertimbangan pertumbuhan penduduk usia tua di dunia sampai tahun 2030,” tandasnya. (irib.ir)





























