Dirjen Pajak Baru Diharapkan Dapat Capai Target Pajak

Jakarta, Lantik Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak baru Sigit Priadi Pramudito, Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro berharap target penerimaan pajak di tahun 2015 ini dapat tercapai. “Dirjen Pajak punya tugas berat. Tapi saya yakin di bawah kepemimpinan Sigit, target penerimaan pajak dalam APBN-P 2015 seharusnya bisa tercapai. Saya serahkan upayanya kepada Pak Sigit,” ujar dia saat acara pelantikan di Jakarta, Jumat (6/2/2015). Seperti diketahui, pemerintah berharap dapat mencapai target penerimaan pajak, bea dan cukai 2015 yang jumlahnya mencapai Rp1.484,6 triliun. Angka tersebut terdiri dari pajak non-migas Rp1.244,7 triliun, bea dan cukai Rp188 triliun, dan PPh migas Rp55,5 triliun. Secara keseluruhan target pajak tahun ini meningkat 40,3 persen dari realisasi penerimaan pajak tahun 2014 yang hanya sebesar Rp1.058,3 triliun. Untuk itu, Bambang berharap agar Sigit bersama seluruh pegawai Ditjen Pajak dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam menyetor pajak dan mengurangi kebocoran yang terjadi. Lebih lanjut Bambang juga berharap Dirjen Pajak yang baru tersebut benar – benar mampu memimpin unit Ditjen Pajak yang menurutnya merupakan unit eselon I terbesar di Indonesia karena memiliki pegawai pajak hingga 32 ribu orang. "Jadi diharapkan ada leadership dari Pak Sigit dan mampu mengayomi anak buahnya yang banyak. Sistem IT, remunerasi dan akses data dapat membantu Pak Sigit dalam menjalankan tugas. Yang penting determinasi dan militansi anak buah, jadi jangan bosan mengingatkan anak buah kalau bekerja tidak sebagaimana mestinya," kata dia. Selain melantik Sigit, pada kesempatan yang sama Menkeu juga melantik pejabat eselon I hasil dari Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Tinggi Madya. Mereka adalah Suahasil Nazara, yang kini telah resmi menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal. Kemudian Sumiyati, sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan. Susiwijono, menjadi Staf Ahli Bidang Organisasi Birokrasi dan Teknologi Informasi. Serta Astera Primanto Bhakti, sebagai Staf Ahli Bidang Penerimaan Negara. Selain itu Bambang juga melantik pejabat Eselon II yang terdiri dari Dirjen Perbendaharaan, Dirjen Kekayaan Negara, Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko, Badan Kebijakan Fiskal, dan Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan. Dari Dirjen Perbendaharaan terdapat dua Pejabat Eselon II yang dilantik yaitu Kiswandoko sebagai Kepala Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur dan Dedi Sopandi sebagai Kepala Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan. Selanjutnya, dua Pejabat Eselon II dari Dirjen Kekayaan Negara yaitu Anugrah Komara, sebagai Kepala Kantor Wilayah Dirjen Kekayaan Negara Sumatera Selatan, Jambi, dan Bangka Belitung dan Tedy Syandriadi, sebagai Kepala Kantor Wilayah Dirjen Kekayaan Negara Kalimantan Barat. Selain itu Menkeu juga melantik Safuadisebagai Sekretaris Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko, serta Freddy R. Saragih sebagai Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur. (Kukuh Budiman)





























