Irfan Hakim Pilih-pilih Tawaran Iklan

Jakarta - Menjadi bintang iklan hanya membutuhkan beberapa jam tentu menghasilkan banyak uang, kadang bernilai ratusan juta bahkan milyaran dapat diraih dalam sekejap. Ternyata bintang iklan dan selebriti Irfan Hakim selalu memilih produk iklan yang akan dia bintangi. “Kalau saya tidak memakai suatu produk, saya tidak akan menjadi bintang iklan tersebut, karena saya juga menjaga nama baik kita dan endorser juga,“ kata Irfan Hakim, Rabu (28/1), di Hotel Ritz Carlton Jakarta, dalam press conference Mark Plus Insight Survey Online Indonesia, bertajuk "Efektifkah penggunaan selebriti dalam sebuah iklan produk?" Ketika ditanya apakah mau kalau ada yang menawarkan iklan rokok? Irfan menjawab, tidak, karena ia bukan perokok. Menjadi bintang iklan sudah ia rasakan semenjak tahun 1998, ketika pertama kali masyarakat mengenalnya memperkenalkan iklan permen Hexos. Menurut data survey Kataanda, untuk produk rumah tangga, responden lebih memilih selebriti yang berorientasi keluarga marriedor. Sebagai contoh, Irfan Hakim host sejumlah acara keluarga yang pemirsa utamanya adalah ibu rumah tangga. Diakui irfan, selain mempromosikan produk yang dibintanginya, ia juga merasa bertanggung jawab walaupun pernjanjian tidak secara tertulis. Ia juga selalu mensurvey produk yang akan dibintanginya. “Contohnya, kalau ke supermarket, lalu ada produk yang dibintanginya berserakan, saya langsung beresin, “ujar Irfan yang selalu mencicil jam tidurnya diatas mobil. (Popi Rahim)





























