Meski Ada Tekanan Global, Pemerintah Optimis Asumsi Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta - Meski memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan akan dipengaruhi oleh tekanan eknomi global, pemerintah tetap optimis pada asumsi pertumbuhan ekonomi 5,8 persen. Hal itu disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro, saat acara Global Research Briefing di Jakarta, Senin (26/1/2015). Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini akan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti ketidakstabilan pertumbuhan di negara-negara maju. Selain itu, kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) untuk menaikkan suku bunganya dan keputusan Bank Sentral Eropa (ECB) untuk meningkatkan stimulus serta melemahnya harga komoditas di pasar internasional juga akan memengaruhi pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Untuk itu, pihaknya mengaku pihaknya akan berusaha keras mewujudkan optimismenya. “Pemerintah harus berusaha lebih untuk merealisasikannya, termasuk pada alokasi anggaran dan implementasinya,” kata dia. Lebih lanjut Bambang mengaku akan memfokuskan strategi pertumbuhan ekonomi dengan fokus pada stabilitas makro ekonomi, dukungan struktur anggaran dan sektor investasi. Menurutnya, dengan memfokuskan pada tiga hal tersebut, kedepan masalah defisit anggaran akan membaik. Dengan membaiknya defisit anggaran, pemerintah akan memiliki dukungan fiskal yang kuat untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional. “Kita optimis defisit membaik, dengan harga minyak yang turun akan menghasilkan insentif untuk intermediate goods. Semua itu akan kita lakukan dengan dukungan fiskal support prioritas,” terang dia. Untuk menciptakan hal tersebut, lanjut dia, terlebih dahulu pemerintah akan melakukan reformasi struktural guna memperbaiki penerimaan pajak, pengeluaran dan sebagainya. “Kita akan menginisiasi reformasi struktural untuk mendukung rencana pemerintah dalam mengeluarkan distorsi pajak, refund dan menerapkan sistem royalti, kita akan melakukan reformasi SDM di Direktorat Pajak,” kata dia. (Kukuh Budiman)





























