Di Depan Komisi IV DPR, Menteri Susi Curhat Soal Ilegal Fishing

Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memenuhi undangan Komisi IV DPR RI untuk mengikuti rapat kerja guna membahas persoalan sumber daya laut Indonesia. Dalam kesempatan itu Susi menyampaikan persoalan mengenai pencurian ikan atau illegal fishing. Menurutnya, dalam 100 hari menjabat sebagai menteri, Susi mengklaim sudah berhasil mengurangi kejahatan illegal fishing. Bahkan katanya Menteri Kelautan dan Perikanan sudah berhasil menyelamatkan ikan Indonesia sebanyak 1 ton dalam satu bulan ini. “Soal illegal fishing, sebulan terakhir ini sudah 1 juta ton ikan tidak diambil dari lautan kita,” ujarnya di DPR, Senin (26/1/2015). Dengan demikian, kata Susi nelayan di Indonesia kini sudah semakin mudah untuk bisa mendapatkan ikan di perairan Nusantara. Terlebih dengan adanya kapal asing yang sudah berhasil ditenggelamkan oleh anggota TNI. Misalnya lanjut Susi di perairan Arafuru dan Muncar Jawa Timur, nelayan Indonesia sudah berhasil mencetak surplus sebesar 30.000 ton. "Jadi penanganan illegal fishing tidak boleh berhenti. Kalau berhenti, kapal-kapal asing akan kembali lagi," terangnya. Diketahui, dalam RABPN Perubahan 2015 ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan mengusulkan anggaran sebesar Rp 10,594 triliun. Anggaran itu akan digunakan untuk membiayai 10 program prioritas KKP. Salah satu program prioritas tersebut adalah program pengawasan dan peningkatan akuntabilitas aparat Kementerian Kelautan dan Perikanan. (Albar)





























