Akhir Pekan Liburan, Waspadai "Tanjakan Emen' di Subang

Subang - Bagi Anda yang akan merencanakan bepergian mengisi liburan akhir pekan, jika melintas melewati Subang, Jawa Barat, perlu mewaspadai "Tanjangan Emen". Lantaran, rawan kecelakaan lalulintas. "Ada beberapa ruas jalan yang perlu diwaspadai. Diantaranya tanjakan di Cicenang atau dikenal “Tanjakan Emen” dengan kondisi jalan yang menanjak ke arah Bandung dan menurun ke arah Subang. Selain itu kondisi kurang bagus, berlubang baik. Sehingga kendaraan di kedua arah cenderung menghindari dan mengambil jalur tengah," ujar Kasatlantas Polres Subang, AKP S. Ridwan sebagaimana yang disampaikan oleh Kanit Laka, Iptu Omon ABDR, kepada ON, Jumat (23/1/2015). Terutama bagi pendatang yang baru melintas daerah ini, lanjut Omon, perlu hati-hati dalam mengendalikan kecepatan kendaraan. Kondisi ini diperparah apabila sedang turun kabut yang bisa mengurangi jarak pandang Untuk itu bagi kendaraan mobil ataupun sepeda motor sangat disarankan untuk menyalakan tanda lampu seri double zein supaya dapat terlihat oleh kendaraan lain baik berlawanan maupun yang di belakangnya. Sementara untuk di jalur tengah Subang merupakan jalur jalan dalam kota yang sering dilalui oleh pengendara lintas antar kota Jakarta – Indramayu/Cirebon terdapat ruas jalan yang kurang baik. Khususnya di ruas Jalan Piere Tandean Cicadas yang menuju ke arah Jakarta. Kondisi jalan yang menanjak/menurun, berlubang cukup besar ditambah dengan penerangan yang kurang bila malam hari. Sedangkan di sepanjang Jalur Utara Subang/Pantura, seperti yang diinformasikan Kanit Laka Pos Panorama Pamanukan, Aiptu Wawan Caswan, bahwa di sepanjang Jalur Pantura banyak ruas jalan dengan lubang akibat tingginya intesitas hujan. “Walaupun sudah diperbaiki, tapi kembali berlubang di beberapa ruas jalan,” jelas Wawan. Lokasi lain yang perlu kewaspadaan ialah keberadaan lokasi aktifitas warga baik berupa pasar maupun perlintasan warga yang menyebrang di sekitar Jalur Pantura.(Tedy Widara)






























