Berwisata Religi ke Masjid Agung Jawa Tengah

Semarang – Berbicara tentang Semarang tentu tak jauh dari wisata sejarah seperti Lawang Sewu dan lainnya. Namun, di balik keragaman wisata yang ada, terdapat sebuah destinasi wisata religi yang dapat dijadikan pilihan kunjungan Anda. Mempunyai bermacam-macam fasilitas mumpuni, tempat ini mampu menyedot banyak pengunjung untuk beribadah ataupun sekedar melepas lelah sambil menikmati keindahan arsitekstur yang ditawarkan. [caption id="attachment_18758" align="alignnone" width="200"]
Tower Al Husna[/caption] Adalah Masjid Agung Jawa Tengah, sebuah masjid yang menjadi salah satu wisata religi terbesar di Jawa Tengah. Masjid tersebut terletak di jalan Gajah Raya, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang. Masjid Agung Jawa Tengah memiliki daya tarik berupa keindahan desain bangunan yang dipadu dengan ukuran masjid seluas 10 hektar serta beragam fasilitas lainnya seperti menara Al Husna dan 6 payung raksasa yang tertancap di pelataran masjid. [caption id="attachment_18759" align="alignnone" width="300"]
Bagian dalam museum kebudayaan Islam yang menyimpan informasi seputar dunia Islam[/caption] Masjid ini dirancang dengan gaya arsitekstural Jawa, Islam dan Eropa. Bangunan utamanya memiliki atap berbentuk limas yang khas budaya Jawa, namun di ujungnya dilengkapi dengan kubah sebagai ciri dari sebuah masjid. Sedangkan di depan masjid berdiri pilar-pilar bergaya Eropa yang membentang mengelilingi altar masjid. Di atas pilar tersebut terukir dengan indah deretan kaligrafi yang menyimbolkan 25 nabi. Di bagian depan masjid terdapat enam payung besar setinggi 20 meter dan diameter selebar 14 meter. Layaknya payung raksasa di masjid Nabawi, payung tersebut dapat otomatis terbuka pada saat shalat Jumat, Idul Fitri dan Idul Adha, sehingga dapat memudahkan para jamaah masjid bila ingin beribadah di altar masjid. Fasilitas yang disediakan pun tak kalah dengan tempat wisata religi lainnya. Di bagian halaman masjid dibangun sebuah menara multifungsi setinggi 99 meter. Menara tersebut dinamakan Al Husna Tower. Di lantai dasar tower digunakan sebagai studio Radio Dais sebagai sarana dakwah, sedangkan di lantai 2 dan 3 dibuat musem kebudayaan Islam. Di dalam musem tersebut dijelaskan berbagai macam sejarah Islam selama ini lengkap dengan benda-benda peninggalan kerajaan Islam di Indonesia. Kemudian di lantai 18 terdapat Kafe Muslim yang dapat berputar 360 derajat. Dari Kafe tersebut peziarah dapat menyantap makanan yang dijamin kehalalannya sambil melihat-lihat pemandangan kota dari berbagai sudut. Menara tersebut juga mempunyai teropong di gardu pandang yang berada terletak di lantai 19. Melalui teropong ini para pengunjung dapat menikmati indahnya Kota Semarang dari ketinggian. Biasanya pada bulan Ramadhan teropong tersebut digunakan untuk melihat Rukyatul Hilal pertanda lebaran akan datang. [caption id="attachment_18760" align="alignnone" width="209"]
Al Qur'an raksasa yang menjadi koleksi unik Masjid Agung Jawa Tengah[/caption] Masjid Agung Jawa Tengah memiliki koleksi Al Qur’an yang luar biasa. Dari sedemikian banyak koleksi, ada satu koleksi yang dapat membuat mata para peziarah terpukau. Koleksi tersebut adalah Al Qur’an raksasa yang berukuran mencapai panjang 145 centimeter. Al Qur’an ini dinamakan Mushaf Akbar yang mana ditulis secara manual oleh Drs. Khyatudin dari Pondok Pesantren Al Asy-Syariyah, Wonosobo. Jika para pengunjung sudah mulai lelah menjelajah masjid, tak perlu bingung untuk mencari lokasi istirahat. Di masjid ini dilengkapi pula wisma penginapan dengan kapasitas 23 kamar berbagai kelas, membuat para peziarah dapat khusyuk jika ingin beribadah ditengah malam. Memiliki fasilitas yang terbilang modern, tentunya Masjid Agung Jawa Tengah dapat menjadi wisata yang bermanfaat bagi Anda sekeluarga. (Yusuf Isyrin Hanggara)
Tower Al Husna[/caption] Adalah Masjid Agung Jawa Tengah, sebuah masjid yang menjadi salah satu wisata religi terbesar di Jawa Tengah. Masjid tersebut terletak di jalan Gajah Raya, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang. Masjid Agung Jawa Tengah memiliki daya tarik berupa keindahan desain bangunan yang dipadu dengan ukuran masjid seluas 10 hektar serta beragam fasilitas lainnya seperti menara Al Husna dan 6 payung raksasa yang tertancap di pelataran masjid. [caption id="attachment_18759" align="alignnone" width="300"]
Bagian dalam museum kebudayaan Islam yang menyimpan informasi seputar dunia Islam[/caption] Masjid ini dirancang dengan gaya arsitekstural Jawa, Islam dan Eropa. Bangunan utamanya memiliki atap berbentuk limas yang khas budaya Jawa, namun di ujungnya dilengkapi dengan kubah sebagai ciri dari sebuah masjid. Sedangkan di depan masjid berdiri pilar-pilar bergaya Eropa yang membentang mengelilingi altar masjid. Di atas pilar tersebut terukir dengan indah deretan kaligrafi yang menyimbolkan 25 nabi. Di bagian depan masjid terdapat enam payung besar setinggi 20 meter dan diameter selebar 14 meter. Layaknya payung raksasa di masjid Nabawi, payung tersebut dapat otomatis terbuka pada saat shalat Jumat, Idul Fitri dan Idul Adha, sehingga dapat memudahkan para jamaah masjid bila ingin beribadah di altar masjid. Fasilitas yang disediakan pun tak kalah dengan tempat wisata religi lainnya. Di bagian halaman masjid dibangun sebuah menara multifungsi setinggi 99 meter. Menara tersebut dinamakan Al Husna Tower. Di lantai dasar tower digunakan sebagai studio Radio Dais sebagai sarana dakwah, sedangkan di lantai 2 dan 3 dibuat musem kebudayaan Islam. Di dalam musem tersebut dijelaskan berbagai macam sejarah Islam selama ini lengkap dengan benda-benda peninggalan kerajaan Islam di Indonesia. Kemudian di lantai 18 terdapat Kafe Muslim yang dapat berputar 360 derajat. Dari Kafe tersebut peziarah dapat menyantap makanan yang dijamin kehalalannya sambil melihat-lihat pemandangan kota dari berbagai sudut. Menara tersebut juga mempunyai teropong di gardu pandang yang berada terletak di lantai 19. Melalui teropong ini para pengunjung dapat menikmati indahnya Kota Semarang dari ketinggian. Biasanya pada bulan Ramadhan teropong tersebut digunakan untuk melihat Rukyatul Hilal pertanda lebaran akan datang. [caption id="attachment_18760" align="alignnone" width="209"]
Al Qur'an raksasa yang menjadi koleksi unik Masjid Agung Jawa Tengah[/caption] Masjid Agung Jawa Tengah memiliki koleksi Al Qur’an yang luar biasa. Dari sedemikian banyak koleksi, ada satu koleksi yang dapat membuat mata para peziarah terpukau. Koleksi tersebut adalah Al Qur’an raksasa yang berukuran mencapai panjang 145 centimeter. Al Qur’an ini dinamakan Mushaf Akbar yang mana ditulis secara manual oleh Drs. Khyatudin dari Pondok Pesantren Al Asy-Syariyah, Wonosobo. Jika para pengunjung sudah mulai lelah menjelajah masjid, tak perlu bingung untuk mencari lokasi istirahat. Di masjid ini dilengkapi pula wisma penginapan dengan kapasitas 23 kamar berbagai kelas, membuat para peziarah dapat khusyuk jika ingin beribadah ditengah malam. Memiliki fasilitas yang terbilang modern, tentunya Masjid Agung Jawa Tengah dapat menjadi wisata yang bermanfaat bagi Anda sekeluarga. (Yusuf Isyrin Hanggara)




























