Harga Ikan Segar di Ternate Melonjak Drastis

Ternate - Cuaca buruk membuat para nelayan di Kota Ternate, Maluku Utara, tidak melaut. Ketinggian ombak di perairan Ternate sekitar 2,5 meter - 3 meter mengakibatkan para nelayan terpaksa tidak melaut. Dari pantauan Obsessionnews.com di pasar rakyat Gamalama Ternate, Senin (12/1), akibat para nelayan tidak melaut para nelayan, harga ikan segar melonjak drastis di pasar. [caption id="attachment_17929" align="alignnone" width="201"]
Penjual ikan di Pasar Gamalama, Ternate[/caption] Nina, penjual ikan di pasar Gamalama, mengatakan, cuaca buruk yang terjadi beberapa hari ini membuatnya sulit mendapatkan pasokan ikan, karena para nelayan tidak berani melaut. Akibatnya, harga ikan melonjak tinggi, kenaikannya sekitar 50% dari harga biasanya. “Hal ini kami lakukan karena stok ikan sangat langka,” tuturnya. Melonjaknya harga ikan membuat masyarakat beralih mengonsumsi telur atau ayam. Akibatnya omset para penjual ikan menurun drastis. “Sejak kenaikan harga ikan beberapa hari yang lalu, omset kami menurun drastis. Hal ini disebabkan masyarakat lebih memilih mengonsumsi telur atau ayam yang harganya relatif terjangkau,” tutur Nina. Sementara itu akibat cuaca buruk, para nelayan di Ternate juga mengalami kerugian yang cukup besar. “Akibat tidak melaut beberapa hari ini kami mengalami kerugian yang cukup besar. Kami berharap kondisi cuaca segera membaik, agar kami dpat segera kembali melaut,” seorang nelayan, Jamal. (rif)
Penjual ikan di Pasar Gamalama, Ternate[/caption] Nina, penjual ikan di pasar Gamalama, mengatakan, cuaca buruk yang terjadi beberapa hari ini membuatnya sulit mendapatkan pasokan ikan, karena para nelayan tidak berani melaut. Akibatnya, harga ikan melonjak tinggi, kenaikannya sekitar 50% dari harga biasanya. “Hal ini kami lakukan karena stok ikan sangat langka,” tuturnya. Melonjaknya harga ikan membuat masyarakat beralih mengonsumsi telur atau ayam. Akibatnya omset para penjual ikan menurun drastis. “Sejak kenaikan harga ikan beberapa hari yang lalu, omset kami menurun drastis. Hal ini disebabkan masyarakat lebih memilih mengonsumsi telur atau ayam yang harganya relatif terjangkau,” tutur Nina. Sementara itu akibat cuaca buruk, para nelayan di Ternate juga mengalami kerugian yang cukup besar. “Akibat tidak melaut beberapa hari ini kami mengalami kerugian yang cukup besar. Kami berharap kondisi cuaca segera membaik, agar kami dpat segera kembali melaut,” seorang nelayan, Jamal. (rif)




























