Akhirnya, Fraksi Demokrat dan PKS Tolak Budi Gunawan

Akhirnya, Fraksi Demokrat dan PKS Tolak Budi Gunawan
Jakarta - Delapan fraksi dari Komisi III DPR RI menyatakan sepakat untuk melanjutkan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri Budi Gunawan. Sedangkan dua fraksi lainya yakni Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan menolak pencalonan Budi Gunawan. Wakil Ketua Komisi III dari fraksi Demokrat Benny Kaharman mengatakan, alasan partainya menolak lantaran Budi sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Dengan penetapan itu artinya kata Benny integritas, dan kejujuran Budi sudah patut dipertanyakan lagi, terutama terkait kepemilikan rekening gendut. "Ya kalau sudah ditetapkan sebagai tersangka mau apa lagi, itu kan sudah cukup menjelaskan," ujar Benny di DPR, Selasa (13/1/2015). Karena itu, Fraksi Demokrat meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menarik kembali Budi Gunawan sebagai calon Kapolri, dan kembali mengajukan pilihannya yang baru. ‎Selain itu, Benny juga meminta kepada Budi Gunawan untuk segera menjelaskan ke publik terkait tuduhan-tuduhannya selama ini. "Sekarang lebih baik, Budi memberikan penjelasan ke masyarakat soal rekening gendut itu," katanya. Sementara  itu, Fraksi PKS kata Benny memilih untuk meminta keterangan lebih dulu kepada KPK, prihal kejelasan status tersangka Budi Gunawan. Hal ini penting dilakukan untuk bisa memastikan apakah calon Kapolri pilihan Jokowi itu bener-benar bersih atau tidak dari kasus korupsi. "Kalau PKS penginya minta keterangan dulu sama KPK," jelas Benny. (Abn) ‎