Ada Asuransi Sekolah, Belum Dikenal di Indonesia

Ada Asuransi Sekolah, Belum Dikenal di Indonesia
Purwokerto -  Di era modern, ada banyak jenis asuransi yang telah kita kenal. Mulai asuransi jiwa, kesehatan, kecelakaan, rumah, mobil, motor, pendidikan, dan sebagainya.  Semuanya menyatakan hal yang sama, “menjamin”.  Bila Anda sakit, uang berobat akan dijamin asuransi;bila mobil Anda rusak atau hilang, Anda bisa mengajukan klaim ke asuransi;ketika rumah kemalingan atau rusak berat, asuransi siap menjamin.  Dengan asuransi, kehidupan seolah menjadi nyaman. Di Indonesia, konsumen jasa asuransi masih didominasi kalangan menengah ke atas.  Asuransi masih menjadi barang mewah, termasuk asuransi kesehatan karena harganya relatif mahal.  Sementara di negara-negara maju, asuransi menjadi hal wajib, terutama bagi para “kontraktor” rumah atau apartemen.  Pihak pemilik rumah atau apartemen tidak ingin mengambil risiko manakala terjadi sesuatu dengan rumah atau apartemen yang mereka sewakan. "Ada satu jenis asuransi yang belum dikenal di Indonesia, yaitu asuransi sekolah," ungkap Nanang Martono, Dosen FISIP Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Jawa Tengah kepada Obsession News, Selasa (13/1/2015). Nanang Martono saat ini sedang melanjutkan pendidikan program doktor di perguruan tinggi di Perancis, tepatnya di Departemen Ilmu Pendidikan Universite de Lyon 2, France. Nanang Martono menemukan asuransi sekolah di Perancis ketika dirinya harus mengurus asuransi sekolah untuk anaknya yang masuk TK di Perancis. "Asuransi sekolah bukanlah asuransi pendidikan yang menjamin masa depan anak-anak untuk dapat melanjutkan studi. Asuransi semacam ini (asuransi pendidikan) tidak diperlukan di Perancis karena sekolah negeri semuanya gratis," jelasnya. Secara sederhana, asuransi sekolah adalah semacam asuransi kecelakaan untuk anak sekolah.  Namun jenis kecelakaan yang bisa diklaim asuransi sekolah adalah kecelakaan yang terjadi di lingkungan sekolah dan terjadi pada jam sekolah.  Misalnya: kecelakaan yang disebabkan jatuh saat bermain dengan teman-temannya.  Asuransi sekolah menjadi asuransi wajib bagi setiap anak sekolah di Perancis karena pihak sekolah juga tidak ingin mengambil risiko mana kala terjadi kecelakaan di sekolah yang dapat berakibat fatal sehingga pihak sekolah kemungkinan akan digugat orang tua karena kelalaiannya. Menurut Nanang, asuransi sekolah juga mencakup jaminan perlindungan hukum atau dinamakan la responsabilité civile.  Ini adalah jaminan atau bantuan layanan hukum ketika anak melakukan kesalahan fatal, yaitu melanggar hukum selama berada di sekolah pada jam sekolah.  Misalnya: anak berkelahi yang menyebabkan korban jiwa, anak merusak fasilitas sekolah, sementara si pelaku mendapat gugatan dari pihak korban. "Dalam kasus ini, pihak tergugat dapat mengklaim asuransi untuk keperluan membayar pengacara atau pihak pemberi bantuan hukum sampai kasus tersebut selesai di pengadilan.  Akan tetapi, asuransi sekolah bukan untuk jaminan pembebasan pelaku dari hukuman," terangnya. "Atau dalam kasus ketika pihak sekolah melakukan kelalaian selama proses pembelajaran di sekolah yang menyebabkan kerugian, misalnya: anak jatuh dan meninggal atau anak menjadi korban kekerasan fisik oleh guru.  Pihak korban juga bisa menggugat dan mendapatkan bantuan hukum yang dibantu asuransi," tambahnya. Ia memaparkan, harga asuransi sekolah sangat murah untuk ukuran pendapatan rata-rata di Perancis.  Untuk TK, hanya sekitar 8-10 euro (harga termurah).  Ada pula paket senilai 10 euro ke atas.  Harga ini bergantung pada nominal bantuan yang diberikan mana kala terjadi klaim. (Ars)