Sekar Langit Tempat Para Bidadari Mandi

Sekar Langit Tempat Para Bidadari Mandi
Magelang - Anda pernah mendengar legenda Jaka Tarub? Konon, berawal dari sebuah air terjun di kawasan Magelang, Jawa Tengah, di mana Jaka Tarub sering mengintip bidadari-bidadari yang sedang mandi di tempat ini. Begitu cerita di luar yang tersebar, tapi keindahan Sekar Langit tak bisa dibantah kebenarannya. Namun, berdasarkan penelusuran obssesionnews.com saat berkunjung ke tempat ini, ternyata legenda Jaka Tarub sebenarnya tidak ada di sini, melainkan di daerah Purwodadi. Wisata air terjun Sekar Langit terletak di Dusun Telogorejo, Desa Telogorejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. [caption id="attachment_17223" align="alignnone" width="300"]Pintu gerbang Sekar Langit Pintu gerbang Sekar Langit[/caption] Tempat ini dulunya menjadi tempat pertapaan orang-orang Karaton Ngayogyakarta. Seperti orang-orang winasih yang merupakan orang-orang yang memperdalam ilmu kebatinan. Saat sebelum tahun 1980-an, orang-orang tadi ada yang bisa mengambil pusaka di sini seperti keris, senjata, dan barang antik lainnya. Tempat yang bernama Sekar Langit ini berupa air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 30 meter. Dan mengalir menuju sungai Elo yang akhirnya bermuara ke selatan Laut Jawa. Sekar Langit berada di tengah Gunung Merbabu dan Gunung Telomoyo. Sekitar tahun 1970-an, Sekar Langit sudah menjadi tempat wisata bagi warga Magelang dan sekitarnya. Misbakhul Munir, Kepala Dusun Telogorejo, menuturkan, sejak tahun 1970-an, orang-orang sekitar sudah mengetahui keberadaan air terjun ini. Namun, saat itu belum ditarik retribusi. Sekarang pengunjung bisa menikmati dengan membayar tiket masuk Rp 4.000. Karena keindahannya pada tahun 1990-an tempat ini pernah menjadi lokasi syuting film Yohana yang diperankan oleh Lidya Kandau. Kemudian film Tutur Tinular juga pernah menggunakan tempat ini untuk berakting laga. “Saat zaman orang tua saya, tempat ini masih ditarik harga Rp 250 per orang. Kemudian pada tahun 2007 dikelola oleh pemda. Dulunya hanya dusun saja, tapi incomenya dibagi dua dengan pemda setempat,” terangnya saat ditemui Senin (5/1/2015) siang. [caption id="attachment_17224" align="alignnone" width="300"]Jembatan menuju ke air terjun Jembatan menuju ke air terjun[/caption] Awal air terjun ini ada, memang sudah dinamai Sekar Langit. Sekar yang dalam bahasa Jawa berarti bunga. Sedangkan langit atau angkasa yang memiliki keindahan. Sekar Langit berarti keindahan yang berada di langit. Letaknya pun di daerah pegunungan. Selain bisa menikmati keindahan alam dengan air terjunnya tadi, di Sekar Langit Anda dan keluarga bisa melakukan mendaki dengan melewati rute-rute yang telah ditentukan. Bahkan bisa menuju hingga puncak atau atas air terjun Sekar Langit ini. Selain itu, wisata air terjun ini di sekelilingnya bisa digunakan untuk berkemah. Biasanya pelajar maupun mahasiswa yang akan berkemah di sini bisa sampai berhari-hari. Tentunya dengan pengawasan dan pengontrolan pihak tempat wisata dan kepala dusun setempat. Memasuki kawasan air terjun, mulanya akan melawati hutan pinus dan perkebunan sekitar 600 meter Anda menuju ke air terjun dari pintu masuk. Dengan jalan setapak, Anda bisa menikmati pemandangan yang disuguhkan oleh alam sekitar. Terkadang jika beruntung, Anda bisa melihat monyet di kawasan ini saat perjalanan menuju ke air terjun. Tapi, sekarang sudah sangat jarang monyet yang turun di kawasan air terjun ini. “Pengunjung Sekar Langit bisa mencapai 1.500 orang per hari. Jika pada saat menjelang puasa Ramadhan biasanya digunakan untuk padusan. Apalagi jika hari libur nasional atau akhir tahun menjelang tahun baru, biasanya kawasan ini banyak dikunjungi wisatawan baik dari dalam negeri maupun luar negeri,” ujar Misbakhul. Sekar Langit sebenarnya berada di dua kecamatan, yakni Grabag dan Ngablak. Untuk pintu masuk masih termasuk daerah Grabag. Sementara lokasi air terjunnya berada di kecamatan Nagblak. Namun, rute yang dilewati lebih sulit jika lewat Nagblak. Jadi, para pengunjung yang akan berwisata di sini hanya bisa melewati Dusun Telogorejo. Jika Anda dan keluarga ingin berkunjung ke air terjun Sekar Langit dari arah kota Magelang ke arah utara menuju Jalan Raya Magelang-Semarang, dari pusat kota Magelang sampai kawasan ini butuh waktu 30-45 menit. Kemudian dari pertigaan Grabag belok kanan melewati Desa Kerincing. Untuk menuju arah pasar Grabag dari perempatan Pasar Grabag ke utara, sekitar 500 meter pertigaan ke arah Ngablak. Melewati jembatan dan jalan setapaki, serta hutan bambu Anda bisa menyusuri kawasan ini. Dan beberapa papan pengumuman di sepanjang jalan untuk mengingatkan pengunjung apabila hujan tiba. Sering terjadi banjir jika hujan turun deras. Selain itu juga terdapat larangan untuk mandi dan turun ke sungai jika hujan tiba. (Anissa Nurul Kurniasari)