Jokowi Instruksikan Menhub Evaluasi Prosedur Penerbangan

Jakarta - Presiden Jokowi mengatakan insiden hilangnya pesawat QZ8501 menjadi peringatan bagi semua otoritas penerbangan di Indonesia. Oleh sebab itu, presiden menginstruksikan Menteri Perhubungan Ignasius Johan untuk mengevaluasi prosedur penerbangan termasuk kelaikan pesawat sebelum terbang. "Semuanya sudah kita kerahkan. saya juga telah memerintahkan Menhub untuk segera memeriksa semua prosedur dan proses penerbangan serta kondisi pesawat secara maksimal,"ujar Jokowi di kantor Basarnas, Jakarta, Senin (291214). Instruksi itu disampaikan presiden sebagai langkah perbaikan ke depan. Jokowi berharap supaya insiden serupa tidak terulang kembali. "Petang hari ini saya baru turun dari pesawat dari kunjungan saya ke Papua dan saya langsung ke Basarnas. Ini sebagia langkah preventif dan perbaikan sejalan dengan saran AVI," katanya. Jokowi mendengar kabar pesawat QZ8501 milik maskapai AirAsia itu hilang kontak saat dia sedang bertugas di Wamena, Papua. Jokowi mengaku terkejut sekaligus prihatin saat pertama kali menerima laporan tersebut. "Saat itu saya perintahkan Kepala Basarnas memimpin yang didukung TNI-Polri, maskapai serta kementerian terkait termasuk masyarakat," ucap dia. Presiden juga memerintahkan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk memimpin langsung operasi pencarian pesawat tersebut. "Namun hingga saat ini kita harus menyampaikan apa adanya. Belum ada kejelasan posisi pesawat dan kita mohon agar seluruh keluarga penumpang dan awak diberi ketabahan dan kesabaran," tutup Jokowi. (Has)





























