Polda Sumsel Waspada Ancaman ISIS

Polda Sumsel Waspada Ancaman ISIS
Palembang - Beredarnya video ancaman yang disebarkan oleh militan Islamic State of Iraq and Syriah (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Suriah terhadap Polri dan TNI AD melalui situs Youtube, membuat sejumlah masyarakat cemas. Terlebih lagi, video tersebut dengan mudahnya dilihat oleh jutaan masyarakat yang banyak menyebar link video tersebut. [caption id="attachment_16844" align="alignnone" width="300"]Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Djarod Padakova Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Djarod Padakova[/caption] Menanggapi hal itu, Kabid Humas Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) Kombes Pol Djarod Padakova menghimbau kepada masyarakat Sumsel untuk tidak panik atau terpancing dengan adanya video tersebut. Ia memastikan Polda Sumsel dan jajarannya akan terus mewaspadai pengaruh ISIS jika sudah menyebar di wilayah Sumsel. "Sejak adanya keberadaan ISIS, Polri sudah mewaspadainya, terlebih melihat dampak keberadaan ISIS di negara-negara lain. Dengan adanya video-video ancaman ISIS, tentu akan membuat Polri lebih mewaspadai," kata Djarod di kantornya di Palembang, Sabtu (27/12/2014). Djarod mengatakan, Polri sebagai salah satu instansi keamanan di negeri ini akan berupaya semaksimal mungkin mencegah dan memberantas aliran-aliran yang dinilai punya niat merusak kamtibmas. Tentunya, Polri tidak akan kerja sendiri melainkan berkoordinasi dengan instansi keamanan lain seperti TNI. Menurut Djarod, Polda Sumsel dan jajarannya belum menemukan keberadaan ISIS di wilayah Sumsel. Memang, sempat pernah ada beberapa isu ISIS sudah masuk di Sumsel, seperti di Palembang ataupun daerah lain di Sumsel. Namun, sejauh ini, isu-isu itu hanya sebatas isu dan belum dijumpai ada pelakunya. (Chief Hanif)