Menikmati “Golden Sunrise” di Puncak Prau

Wonosobo - Apabila Anda sedang berpergian ke daerah Wonosobo, Jawa Tengah, sempatkanlah untuk mengunjungi kawasan wisata yang satu ini. Diapit oleh empat gunung besar di sekitarnya, serta akses yang sangat mudah dijangkau, Gunung Prau dapat dijadikan destinasi wisata menarik bagi Anda para petualang. Berada di Dataran Tinggi Dieng dengan ketinggian 2.565 meter di atas permukaan laut membuat Gunung Prau cukup mudah untuk didaki bagi para pemula. Salah satu daya tarik dari gunung ini adalah pemandangan dari Gunung Sumbing, Sindoro, Merbabu dan Merapi yang terhampar di bagian selatan Gunung Prau beserta eksotisme pemandangan Telaga Warna yang ada di kaki Gunung Prau. Anda dapat menuju lokasi basecamp gunung Prau dari kota Wonosobo menuju arah Dieng dengan memakan waktu sekitar 20 menit perjalanan. Di sepanjang jalan Anda akan disuguhi hamparan perkebunan warga yang mempesona. [caption id="attachment_16859" align="alignnone" width="300"]
“Golden Sunrise” yang menjadi primadona di kalangan pendaki Internasional[/caption] Jangan khawatir tersesat, karena petunjuk jalan tersedia dengan rapi bila Anda belum mengetahui arah menuju kawasan Dieng. Tiket yang harus dibayar relatif murah, hanya sebesar Rp 6.000. Anda dapat menitipkan kendaraan anda di basecamp tersebut. Terdapat dua jalur pendakian yang dapat Anda pilih dalam mendaki Gunung Prau. Jalur utara melalui kota Kendal dan jalur selatan melalui kota Wonosobo. Jalur selatan bernama jalur Patak Banteng yaitu jalur yang paling sering digunakan para pendaki untuk mencapai puncak Gunung Prau. Jalur ini relatif aman dan pendek, hanya bekisar dua jam untuk menuju puncak. Dari basecamp, Anda dapat melakukan pendakian sendiri atau menyewa jasa tour guide yang ada. Biaya yang dikenakan bila Anda menggunakan jasa pemandu wisata bekisar Rp 300.000 - Rp. 400.000 dengan tujuan tambahan berbagai destinasi wisata yang ada di kawasan Dieng. Bila Anda menghendaki melakukan pendakian sendiri, disarankan untuk memulai perjalanan di pagi hari, karena jalur yang ada tidak begitu sulit untuk didaki,sehingga Anda dapat melihat indahnya pemandangan selama perjalanan. Perjalanan Anda menuju pos 1 dan pos 2 berupa jalur perkebunan warga. Perjalanan di jalur perkebunan warga cukup mudah mengingat jalur pendakian yang jelas dan banyaknya warga berjualan carica di sepanjang jalur pendakian. Setelah melewati jalur perkebunan, jalur yang dilalui adalah jalur hutan menuju pos 3. Di jalur ini Anda akan disambut lebatnya hutan cemara dan bila anda beruntung anda dapat menemukan elang jawa yang terbang di sekitar hutan. Begitu sampai di pos 3, perjalanan dilanjutkan menuju puncak. Jalur menuju puncak menuntut stamina yang baik karena jalur tersebut curam dan rawan longsor. Namun sulitnya melakukan pendakian akan tertebus begitu Anda mencapai puncak. Hamparan bukit-bukit berwarna hijau yang bernama Bukit Telletubbies memanjakan mata Anda. Dinamakan Bukit Telletubbies karena perbukitan tersebut sangatlah mirip dengan film anak-anak Telletubbies. Sangat direkomendasikan untuk menginap satu malam, karena taburan bintang di puncak Gunung Prau sangatlah memanjakan mata Anda. Dengan bertaburan berbagai macam bunga, serta paduan apik dari gunung besar yang ada di sekitarnya, membuat Gunung Prau sangat direkomendasikan sebagai tujuan akhir pekan Anda. Terlebih “golden sunrise” yang termasuk dari jajaran sunrise terbaik di Asia membuat pendakian Anda akan terkenang. Selamat mendaki! Yusuf Isyrin Hanggara)
“Golden Sunrise” yang menjadi primadona di kalangan pendaki Internasional[/caption] Jangan khawatir tersesat, karena petunjuk jalan tersedia dengan rapi bila Anda belum mengetahui arah menuju kawasan Dieng. Tiket yang harus dibayar relatif murah, hanya sebesar Rp 6.000. Anda dapat menitipkan kendaraan anda di basecamp tersebut. Terdapat dua jalur pendakian yang dapat Anda pilih dalam mendaki Gunung Prau. Jalur utara melalui kota Kendal dan jalur selatan melalui kota Wonosobo. Jalur selatan bernama jalur Patak Banteng yaitu jalur yang paling sering digunakan para pendaki untuk mencapai puncak Gunung Prau. Jalur ini relatif aman dan pendek, hanya bekisar dua jam untuk menuju puncak. Dari basecamp, Anda dapat melakukan pendakian sendiri atau menyewa jasa tour guide yang ada. Biaya yang dikenakan bila Anda menggunakan jasa pemandu wisata bekisar Rp 300.000 - Rp. 400.000 dengan tujuan tambahan berbagai destinasi wisata yang ada di kawasan Dieng. Bila Anda menghendaki melakukan pendakian sendiri, disarankan untuk memulai perjalanan di pagi hari, karena jalur yang ada tidak begitu sulit untuk didaki,sehingga Anda dapat melihat indahnya pemandangan selama perjalanan. Perjalanan Anda menuju pos 1 dan pos 2 berupa jalur perkebunan warga. Perjalanan di jalur perkebunan warga cukup mudah mengingat jalur pendakian yang jelas dan banyaknya warga berjualan carica di sepanjang jalur pendakian. Setelah melewati jalur perkebunan, jalur yang dilalui adalah jalur hutan menuju pos 3. Di jalur ini Anda akan disambut lebatnya hutan cemara dan bila anda beruntung anda dapat menemukan elang jawa yang terbang di sekitar hutan. Begitu sampai di pos 3, perjalanan dilanjutkan menuju puncak. Jalur menuju puncak menuntut stamina yang baik karena jalur tersebut curam dan rawan longsor. Namun sulitnya melakukan pendakian akan tertebus begitu Anda mencapai puncak. Hamparan bukit-bukit berwarna hijau yang bernama Bukit Telletubbies memanjakan mata Anda. Dinamakan Bukit Telletubbies karena perbukitan tersebut sangatlah mirip dengan film anak-anak Telletubbies. Sangat direkomendasikan untuk menginap satu malam, karena taburan bintang di puncak Gunung Prau sangatlah memanjakan mata Anda. Dengan bertaburan berbagai macam bunga, serta paduan apik dari gunung besar yang ada di sekitarnya, membuat Gunung Prau sangat direkomendasikan sebagai tujuan akhir pekan Anda. Terlebih “golden sunrise” yang termasuk dari jajaran sunrise terbaik di Asia membuat pendakian Anda akan terkenang. Selamat mendaki! Yusuf Isyrin Hanggara) 




























