NU Siap Bantu Pemerintah Perangi ISIS

Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj menyatakan diri siap mengerahkan warga NU untuk membantu pemerintah dalam memerangi ancaman dari kelompok gerakan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Pernyataan itu muncul untuk menanggapi beredarnya video dari anggota ISIS asal Indonesia bernama Abu Jandal alias Salim Mubarok Attamimi yang mengatakan akan melakukan serangan terhadap aparat Kepolisian maupun aparat TNI. "Saya katakan NU bersama pemerintah, karena itu prinsip NU. Demi Allah yang dilakukan ISIS bukan Islam," ujarnya di Jakarta, Jumat (26/12/2014). Menurutnya, ajaran ISIS sama sekali tidak ada dalam Islam. Bahkan ia mengatakan ISIS sejatinya bukan Islam, justru ISIS adalah gerakan radikal yang sejatinya ingin menghancurkan Islam. Karena Islam sendiri menurut Said tidak pernah mengajarkan kekerasan, kedengkian. "Islam yang ideal itu tidak seperti ISIS, karena tidak ada ajaran Islam yang mengajarkan kekerasan dalam penyebarannya," terangnya Sementara itu, Polri menganggap video itu sebagai ancaman serius. Karena itu, Polri sudah menyiapkan diri untuk tetap waspada memberikan perlindungan kepada masyarakat maupun institusinya. "Kita harus waspada dan mudah-mudahan ancaman itu tidak terwujud," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Kombes Agus Rianto. Jumat (26/12/2014). Salah satu bentuk kewaspadaan itu yakni dengan, melakukan peningkatan pengamanan bagi para anggota Polisi yang bertugas menggelar operasi lilin di sepanjang jalan raya, untuk menertibkan arus lalu lintas di akhir libur Natal dan tahun baru ini. Pasalnya tidak dipungkiri sudah banyak anggota Polisi yang ditembak oleh orang tidak dikenal pada saat bertugas di jalan. (Abn)





























