Dirut Telkom Bertekad Jadikan Telkom Perusahaan Kelas Dunia

Jakarta - PT Telekomunikasi Indonesia resmi miliki nakhoda setelah dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) menunjuk Alex J Sinaga menjadi Direktur utama Telkom. Dibawah komando Alex, BUMN itu akan terus ditingkatkan sebagai perusahaan kelas dunia. “Selama 2014, Telkom telah berekspansi ke sepuluh negara. Di antaranya, Singapura, Hong Kong, Timor Leste, Australia, Myanmar, Malaysia, Taiwan, Macau, AS dan Saudi Arabia," ujar Alex yang masih merangkap sebagai dirut PT Telkomsel, anak usaha Telkom di bidang operator selular itu. Sekarang industri Telekomunikasi, lanjut Alex, sudah agak berbeda dan bergeser cukup jauh dari sektor lain. Meski beberapa ekspansi yang dilakukan Telkom masih skala kecil jangan dianggap remeh. Skala boleh kecil, tapi value besar. Tapi skala itu perlu karena di situ profit and lose yang tinggi. Maka kalau kecil, jangan dilihat sekadar kecil. "Percayalah sama kita, kita ingin membawa Telkom tidak hanya diakui di Indonesia, tapi juga secara global," tambahnya. RUPS Luar Biasa ini dilakukan, paska pasca diangkatnya Dirut Telkom Arief Yahya menjadi Menteri Pariwisata. Lebih lanjut, Alex menyimpulkan, program kerja Telkom adalah menjalankan tiga program utamanya. Pertama program selular atau dalam hal ini Telkomsel, anak usaha Telkom, Indonesia network, dan ekspansi global. Untuk bisnis seluler, kata dia, Telkomsel yang baru saja menggelar layanan 4G LTE diharapkan bisa terus berkembang menambah jaringan dan pelanggannya. Sementara untuk program Indonesia Digital Network, nilai dia, Telkom akan mendorong masyarakat Indonesia menuju era digital untuk meningkatkan produktivitas di segala sektor. “Saya garis bawahi, ada tiga program utama yang akan saya lakukan di sini. Saya bercita-cita akan membawa Telkom untuk masuk ke berbagai kesempatan bisnis. Caranya yaitu dengan ekspansi ke global. Jadi tidak hanya dari luar yang ke sini, tapi kita juga bersama ikut keluar. Telkom harus bisa jadi acuan bagi industri secara global atau jadi pemain di negara global,” ungkap Alex. Melalui program Indonesia Network, Alex mengakui, ingin mendorong rakyat Indonesia menjadi masyarakat digital dan sekaligus meningkatkan produktivitas di seluruh industri. Sehingga Indonesia, kata dia, punya daya saing dan paling tidak pada saat pemberlakukan masyarakat ekonomi Asean (MEA) 2015 serta di level Uni Eropa. Telkom ini, lanjut dia, mayoritas pemiliknya Indonesia. Total yield atau deviden Telkom sejak dulu dibuat untuk bangsa Indonesia. Untuk itu, nilai dia, Telkom menjadi role model perusahaan yang baik. Selain itu, juga bisa masuk ke kancah global. “Selain itu, Telkom sebagai perusahaan terbuka agak berbeda dengan perusahaan terbuka lain dari sisi IUP/ dividen maupun capital gainnya, mengingat pemilik mayoritas adalah negara, perusahaan dibuat untuk bangsa Indonesia, untuk menjadi role model pengelolaan perusahaan yang baik dan menjadi pemain utama tidak hanya di lokal tapi juga global,” pungkasnya. Sekadar informasi, Alex Sinaga sebelumnya menjabat sebagai bos anak usaha Telkom, yakni PT Telkomsel periode 2012 hingga saat ini. Pria kelahiran Pematang Siantar, Sumatera Utara pada 27 September 1961 tersebut telah berkarir di PT Telkom sejak 2000-2007. Kemudian pada 2008, Alex menjabat sebagai presiden komisaris PT Sigma Cipta Caraka dan Vice President of Toba Lake Golf Club. Adapun nomenklatur jajaran direksi Telkom adalah sebagai berikut: Direktur Utama : Alex J. Sinaga Direktur Keuangan : Heri Sunaryadi Direktur Innovation & Strategic Portfolio : Indra Utoyo Direktur Enterprise & Business Service : Muhammad Awaluddin Direktur Wholesale & International Service : Honesti Basyir Direktur Consumer Service : Dian Rachmawan Direktur Human Capital Management : Herdy Rosadi Harman Direktur Network IT & Solution : Abdus Somad Arief





























