Universitas Diponegoro Dirikan Program S2 dan S3 di Jakarta

Jakarta - Meski nama Universitas Diponegoro (Undip) belum terkenal dibandingkan dengan UI, IPB, UGM, maka melalui Forum Musyawarah Ikatan Alumni (IKA) Undip mendorong kekompakan dan dukungan untuk membangun S2 dan S3 yang berlokasi di DKI Jakarta. "Program kerja yang sangat ambisius alumni Undip DPP bersama akan dilakukan DPD DKI yaitu akan mendirikan Universitas S2 dan S3 Negeri yang ada di DKI yang dimana ini diusulkan DPD DKI yang merupakan tanggungjawab DPP," ungkap Maryono, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IKA Undip di sela-sela pembukaan musyawarah di Gedung Pembangunan Daerah, Kalibata, Jakarta, Sabtu (20/12/2014). Menurut Maryono, pihaknya berinpirasi akan mendirikan Universitas Kemaritiman, dimana negara membutuhkan tenaga maritim yang profesional didasarkan bahwa Undip memiliki Fakultas Perikanan. “Ketahanan negara ke depan sangat membutuhkan Maritim," jelasnya. Selain maritime, lanjut dia, IKA Undip memiliki perhatian di bidang hukum dimana Undip juga memiliki Fakultas Kukum Poktaris yang sangat disegani notaris nasional. Program kerja kedua, ungkapnya, adalah membangun tower Undip yang dalam pengembangannya akan melakukan kerja sama antara DPD DKI dengan DPP di Jakarta. Selain melahirkan pimpinan DPD DKI, melalui forum musyawarah akan melakukan inisiasi membangun forum-forum diskusi ke depan mengingat Alumni Undip di Jakarta sesuai data sebanyak 4 ribu orang dimana alumninya lebih banyak di Jakarta dibandingkan di Semarang. Maryono menyatakan, Undip berkembang dengan baik, peran alumni dari Undip sudah masuk di dalam kanca persaingan nasional. "Dan ini tidak seperti tahun lalu, dimana dulu masi kemana-mana, peran alumni sekarang sudah menjadi tempat strategis dimana ini sudah menjadi posisi strategis dalam pemimpin bangsa di negeri ini. sehingga ini membanggakan dan bisa dijadikan sebagai motifasi guna untuk prinsip lebih maju kedepan,” bebernya. Ia pun menyebutkan, alumni Undip yang telah menduduki tempat-tempat strategis di pemerintahan seperti dua menteri yang direkrut dalam kabinet Jokowi dua orang yaitu Tjahjo Kumolo (Mendagri) dan M Nasir (Menristek), dan beberapa di Mahkamah Konstitusi (MK) serta Mahkamah Yudisial. "Belum lagi di eselon satu dan lainnya, jadi ini menjadi tanggung jawab DPD di DKI agar perlu ada hubungan siratutahmi untuk bisa menjadi sering kepada adik-adik dan perlu ada network dalam alumni yang sifatnya positif untuk berkembangan ke depan," paparnya. Maryono berharap melalui Musyawarah DPD DKI dipilih dengan musyawarah mufakat demokrasi dengan memperhatikan kepentingan-kepentingan IKA Undip ke depannya. Melalui musyawarah ini juga IKA Undip dimanfaatkan untuk membangun harmonisasi, bersiratuhrahmi dan membagun strategis di berbagai profesi dari politikus, swasta, sipil dan sebagainya. (Asm)





























