Kongres Demokrat Sudah Diseting Aklamasi

Jakarta - Pelaksaan Kongres Partai Demokrat pada tahun 2015 mendatang, sudah diprediksi akan diseting dengan cara aklamasi, yakni dengan memilih kembali Presiden Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua Umum Demokrat untuk lima tahun mendatang. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jendral Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). Menurutnya, aklamasi bukan menjadi sesuatu yang mustahil dalam Kongres Demokrat. Pasalnya kata Ibas, banyak desakan dari kader Demokrat agar SBY berkenan memimpin kembali partai berlambang Mercy tersebut. "Dinamika menjelang Kongres Partai Demokrat (PD) mendatang akan diwarnai desakan kader di daerah agar SBY dipilih secara aklamasi sebagai Ketum," kata Ibas melaui pesan yang diterima oleh wartawan, Sabtu (20/12/2014). Ibas meyakini, sosok SBY adalah orang yang sangat dibutuhkan oleh Demokrat untuk membangkitkan lagi kejayaan Demokrat di masa lalu. Kondisi ini yang membuat kader Demokrat bisa berfikir rasional untuk menjadikan SBY kembali sebagai Ketua Umum dengan cara aklamasi, dan diterima oleh semua kader. "Kader juga ingin Pak SBY mengayomi kita semua menuju Indonesia yang lebih aman, adil, demokratis, sejahtera dan dihormati dunia," tururnya. Selain itu, Ibas juga menganggap SBY adalah satunya figur yang bisa menyatukan seluruh kader demokrat. Ketokohanya dan prestasinya selama memimpin Indonesia 10 tahun, dijadikan alasan para kader masih mengkagumi kemampuan SBY dalam memimpin sebuah organisasi besar. Sekali lagi Ibas yakin dengan kenegarawan SBY, Demokrat akan mengalami kejayaannya untuk masa depan yang lebih baik. Menurut Ibas, kejayaan itu pernah dibuktikan pada tahun 2004 dan 2006 dimana SBY berturut-turut terpilih sebagai Presiden, meski Demokrat adalah partai baru yang baru seumur jagung. Hanya saja, Ibas mengakui diakhir tahun 2012 banyak kader Demokrat tidak Solid dan justru kerap menyalahkan SBY. "Karena itu, saat ini kami sepakat yang terbaik adalah mencari tokoh penentu, pengayom dan bisa membawa kejayaan kembali Demokrat ke depan dan tokoh tersebut adalah Pak SBY," tandanya. (Abn)





























