BI Borong Obligasi, Rupiah Dibuka Menguat

BI Borong Obligasi, Rupiah Dibuka Menguat
Jakarta - Rupiah dibuka pada pagi ini Rp12.631 per USD. Posisi itu menguat 79 poin dibanding hari sebelumnya di Rp12.710 per USD. Lantaran, BI terus melakukan intervensi, antara lain memborong obligasi. Kepala Riset PT Woor Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, imbas intervensi dari BI melalui pembelian obligasi cukup mampu membangkitkan persepsi positif pelaku pasar terhadap rupiah. "Meski laju poundsterling, yuan, hingga yen cenderung melemah, namun tidak terlalu berimbas negatif pada laju rupiah seiring spekulasi akan adanya intervensi dari Bank Indonesia," kata dia, Kamis (18/12/2014). Dia menuturkan, laju rupiah berada di atas target level resisten 12.821. Sementara ini, Reza menambahkan, masih adanya spekulasi akan adanya intervensi tambahan dari BI cukup dapat menenangkan pelemahan rupiah, sehingga diperkirakan masih ada ruang bagi rupiah untuk dapat melanjutkan pergerakan positifnya. Sementara IHSG pagi ini dibuka melanjutkan kenaikan didukung menguatnya seluruh sektor saham dan bursa Asia. IHSG poin menguat 42,08 poin atau 0,84% ke level 5.077,73. Sektor saham hari ini dibuka menguat. Sektor dengan penguatan terbesar adalah properti yang naik 1,74%, diikuti industri dasar yang tumbuh 1,57%.