Disalahkan Penyebab Rupiah Lemah, SBY "Marah"

 Disalahkan Penyebab Rupiah Lemah, SBY
Jakarta - Pelemahan nilai rupiah belakangan ini membuat mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merasa dikambinghitamkan oleh pemerintahan Joko Widodo terkait pelemahan nilai tukar rupiah belakangan ini. Dalam rangkaian kicauan di laman Twitter @SBYudhoyono, SBY salah satunya mengatakan "seorang pejabat pemerintah juga menuding bahwa semua ini akibat kebijakan pemerintahan SBY yang salah", tanpa menyebutkan nama. "Menyalahkah orang lain tak akan menyelesaikan persoalan. Itulah pelajaran yang saya petik selama dulu memimpin negeri ini," lebih lanjut dia katakan. Berikut sebagian pernyataan SBY di Twitter (tanpa diedit): 1. Saya tetap mengikuti perkembangan situasi di tanah air, tmsk terjadinya gejolak ekonomi akibat jatuhnya nilai rupiah akhir-akhir ini. 2. Saya juga mencermati perbincangan masyarakat terhadap persoalan ekonomi terkini, tmsk sejumlah pernyatan pihak pemerintah. 3. Memang yg paling mudah adalah mencari "kambing hitam", atau harus ada pihak yg disalahkan, terutama terkait jatuhnya rupiah kita. 4. Selain alasan-alasan lainnya, seorang pejabat pemerintah jg menuding bhw semua ini akibat kebijakan pemerintahan SBY yg salah. 5. Atas tudingan ini, sy minta kpd siapapun yg bersama saya 10 thn di pemerintahan harap bersabar. Tak perlu ikut menuding kesana kemari. 6. Menyalahkah orang lain tak akan menyelesaikan persoalan. Itulah pelajaran yg saya petik selama dulu memimpin negeri ini. 7. Saya tak akan lupa, jasa para Menteri, Gubernur, Ekonom, Pebisnis & lain-lain, yg amat sering bersama sy mengatasi persoalan ekonomi. 8. Termasuk kebersamaan kita, siang & malam mengatasi gejolak minyak dunia th 2005 & 2008 & mengatasi krisis global th 2008 & 2009. 9. Atas keputusan, kebijakan & tindakan yg kita lakukan - tanpa menyalahkan orang lain - Alhamdulillah kita bisa selamatkan ekonomi kita. 10. Terimalah ucapan terima kasih saya & tetaplah bersabar jika apa yg kita lakukan dgn sungguh-sungguh dulu, kini dgn mudah disalahkan. 11. Jika ada yg salah dgn kebijakan pemerintahan SBY, semua itu tanggung jawab saya. Saya tak akan pernah menyalahkan yg lain. 12. Biarlah Tuhan & rakyat yg menilai, apa yg kita lakukan & ikhtiarkan utk mengatasi persoalan bangsa di masa pemerintahan saya dulu. 13. Prinsip kepemimpinan yg saya anut - pantang menyalahkan baik pendahulu maupun pengganti saya. Tabiat menyalahkan tak baik & tak arif. 14. Saya jg tak suka menyalahkan pendahulu. Bung Karno, Pak Harto, Pak Habibie, Gus Dur & Ibu Megawati, semua ingin berbuat yg terbaik. 15. Dlm situasi ini, pemerintah & rakyat tdk boleh saling salahkan apalagi cari kambing hitam. Selain tak etis, yg terpenting adlh solusi.