Jokowi Ditagih Tuntaskan Kasus Century dan BLBI

Jokowi Ditagih Tuntaskan Kasus Century dan BLBI
Jakarta - Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) akan mengumumkan Kabinet dan Menteri - menteri yang nantinya akan menjadi pembantunya dalam pemerintahan kabinet Trisakti pada Senin (27/10) pagi, dengan suasana penuh keceriaan, merakyat dan santai. Ketua Umum Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman), Antonius Iwan Dwi Laksono mengatakan Pemerintahan Jokowi-JK yang membawa semangat Trisakti, merupakan harapan baru rakyat Indonesia karena selama ini belum ada perubahan yang cukup signifikan dari pemerintah sebelumnya. "Bersih dari korupsi, merupakan hal pertama harapan dari rakyat Indonesia, disebabkan bisa menyelamatkan triliunan uang negara/rakyat sehingga dalam pembangunan bisa benar-benar untuk kepentingan Rakyat," ujar Iwan dalam diskusi 'Menagih Janji Semangat Trisakti Dalam Kabinet Jokowi - JK' di Cafe dibilangan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (25/10/2014). Komitmen ini, lanjut Iwan, dimulai dengan menuntaskan kasus-kasus besar seperti skandal Bank Century yang melibatkan tokoh-tokoh besar seperti Boediono dan Sri Mulyani serta kasus-kasus lainnya. "Kasus BLBI yang melibatkan Setya Novanto, Rini Soemarno, kasus Hambalang yang melibatkan Ibas, kasus Dana Haji yang melibatkan Suryadharma Ali (SDA) yang kasusnya tersangka tetapi belum juga ditahan oleh KPK," ungkap Iwan. Iwan pun menyarankan, untuk membereskan kesemrawutan kepentingan intervensi,  kepentingan asing yang selalu berusaha masuk. Iwan mengatakan bahwa presiden harus pro terhadap kedaulatan bangsa. "Menolak setiap jengkal posisi kabinet yang akan ditempati oleh calon menteri yang merupakan agen neoliberalisme, yang sebetulnya bisa secara mudah dideteksi dan ditelusuri dari track record," pungkasnya. (Pur)