KMP Bantah Beri Jatah Komisi DPR Kepada KIH

KMP Bantah Beri Jatah Komisi DPR Kepada KIH
Jakarta - Politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo mengatakan Koalisi Merah Putih (KMP) bantah berikan jatah pimpinan komisi ke Koalisi Indonesia Hebat. Menurutnya, KIH yang meminta kepada KMP jatah pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan. "Jadi, KIH atau PDIP (pimpinan KIH) mendesak KMP (memberikan jatah komisi), awalnya minta 10 pimpinan komisi (termasuk AKD), (lalu) berkurang menjadi 5. 4 untuk komisi dan 1 AKD. Jadi bukan kita yang memberikan," ujar Bambang kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/10/2014). Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR, Ade Komaruddin mengatakan hal yang berbeda. Dia mengatakan memberikan jatah pimpinan Komisi ke fraksi PDI Perjuangan. "Kita musyawarah mufakatkan. Dari proses musyawarah itulah (PDIP cs dikasih jatah pimpinan Komisi) kita kan sama-sama di sini (DPR)," kata Ade di gedung DPR. Namun, ketika dirinya ditanya PDIP berserta koalisinya dapat jatah Komisi mana saja, Ade enggan mengatakan. Tidak hanya itu, dia juga tidak mau menjelaskan apakah pimpinan komisi itu hanya diberikan kepada PDIP saja atau juga PKB, NasDem, Hanura ataupun PPP. Soal pembagian di antara partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat, kata dia, hal itu diserahkan kepada PDIP. "Yang jelas kita bicara dengan PDIP, soal PDIP bagaimana itu urusan PDIP,"kata Ade. Ade juga menambahkan, soal pimpinan komisi, yang jelas pihaknya bakal mengakomodir keinginan PDIP. Yakni memberikan sejumlah kursi pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan."Pokoknya kita mengakomodir, kita bagian dari musyawarah tadi," pungkasnya. (Pur)