"Pesta Kemenangan Jokowi" Usai, IHSG Kembali "Loyo"

Jakarta - Pada penutupan Selasa ini (21/10), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,22% atau -11,18% di posisi 5029,34. Hari ini, investor melakukan aksi ambil untung yang membuat indeks turun. Selain itu "pesta kemenangan" Jokowi sudah usai, sehingga IHSG kembali loyo. Volume perdagangan mencapai 4,79 miliar lot saham senilai Rp 4,78 triliun. Penguatan yang berlangsung pada pembukaan pasar akhirnya mengendur sampai akhir perdagangan. Ada 129 saham yang diperdagangkan menguat, 159 saham melemah, dan 90 saham stagnan. Saham-saham yang memberikan turnover positif terbesar bagi pemegangnya adalah BBCA (Rp 12.750), WSKT (Rp 945), MLPL (Rp 940), KLBF (Rp 1.700), dan ADRO (Rp 975). Saham-saham yang memberi turnover negatif terbesar adalah BBRI (Rp 10.575), ASII (Rp 6.500), BMRI (Rp 10.025), SMGR (Rp 15.700) dan UNTR (Rp 17.250). Ada tiga sektor saham saja yang menguat pada hari ini, yaitu konsumer (0,22%), properti (0,18%), dan infrastruktur (0,22%). Sementara itu, ada tujuh sektor saham yang melemah, mencakup agribisnis (-0,79%), pertambangan (-0,57%), industri dasar (-0,43%), aneka industri (-1,51%), keuangan (-0,23%), perdagangan (-0,32%), dan manufaktur (-0,36%). Pada perdagangan Senin kemarin (20/10), banyak yang mengatakan, pelantikan Jokowi-JK sebagai presiden-wakil presiden menjadi pendorong kenaikan IHSG sehingga mampu berada di zona hijau. Malah, ada yang meramalkan, efek Jokowi membuat indeks memiliki potensi untuk melanjutkan kenaikannya menuju resistance level 5.141 setelah berhasil melakukan lompatan pada awal pembukaan di awal pekan ini. (ant)