Minggu, 22 September 19

Rayakan HUT ke-74 RI, KJRI Jeddah Berikan Paspor Gratis bagi Pemohon

Rayakan HUT ke-74 RI, KJRI Jeddah Berikan Paspor Gratis bagi Pemohon
* Para pemohon yang beruntung berpose bersama Konjen dan jajaran staf RI Jeddah. (Foto: KJRI Jeddah)

Jeddah – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah,  Arab Saudi, dari tahun ke tahun terus berupaya menghadirkan pelayanan yang  tak biasa bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di wilayah kerjanya.

Kali ini Teknis Imigrasi KJRI Jeddah dalam rangka  merayakan HUT ke-74 Kemerdekaan Republik memberikan kejutan berupa paspor gratis bagi 11 pemohon.

Penyerahan paspor gratis dilaksanakan Rabu (21/8/2019) di ruang pelayanan imigrasi KJRI Jeddah oleh Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah Mohamad Hery Saripudin, didampingi jajaran homestaff dan pegawai setempat KJRI dan disaksikan oleh para pemohon yang hadir saat itu.

“Kejutan ini merupakan wujud kepedulian Teknis Imigrasi terhadap masyarakat Indonesia di wilayah kerja KJRI Jeddah,” ucap Konsul Teknis Imigrasi KJR Jeddah Ahmad Zaeni dalam sambutannya.

Siaran pers yang diterima obsessionnews.com, Rabu, menyebutkan meskipun dilaksanakan sederhana, prosesi penyerahan paspor gratis  ini dikemas  dalam nuansa kegembiraan dan semangat merayakan hari lahirnya Bangsa Indonesia. Sejumlah layar monitor antrean pemohon menayangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mengumandangkan lagu-lagu perjuangan kemerdekaan.

Semarak HUT kemerdekaan semakin terasa dengan  ornamen  khas 17 Agustus-an, antara lain balon dan bedera merah putih berukuran kecil, yang dipasang di bebera sudut ruangan. Beberapa produk minuman asal Indonesia disajikan gratis bagi para pemohon.

Dalam sambutannya, Konjen RI Jeddah Mohamad Hery Saripudin menyatakan, pemberian paspor gratis merupakan inisiatif  Teknis Imigrasi KJRI Jeddah untuk berbagi kegembiraan dan sebagai rasa syukur atas nikmat kemerdekaan Bangsa Indonesia yang tahun ini telah memasuki usia ke-74.

Ia mengungkapkan, salah satu agenda prioritas dalam Nawa Cita Presiden Jokowi  adalah menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman bagi seluruh warga negara di mana pun berada.

“Hidup secara layak dan hidup secara aman merupakan hak azasi manusia,” ujarnya.

Sebagai salah satu bentuk kehadiran negara di luar negara bagi warganya, KJRI Jeddah memastikan agar rasa aman dan rasa nyaman itu bisa dinikmati oleh warga Indonesia.

Ia mengatakan, setiap hari menerima pengaduan 30 kasus yang menimpa WNI, mulai dari kekerasan fisik, pelecehan seksual, tidak dipulangkan dan gaji tidak dibayar.

“Bagi kami zero tolerance. Siapa pun yang mengalami kezaliman akan kami bela. Pengguna jasa yang melakukan kezaliman akan kami buru,” tegasnya seraya mengibaratkan pelayanan dan pelindungan bagai dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan.

Halimatus Sakdiyah, salah seorang pemohon yang beruntung, mengungkapkan kegembiraannya mendapatkan kejutan paspor gratis.

“Alhamdulillah, seneng banget,” ungkap pekerja migran asal Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang telah empat tahun bekerja mengurus panti jompo di Madinah. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.