Selasa, 26 Oktober 21

Ratusan Umat Katolik Banyumanik Jalan Salib Putar Kampung

Ratusan Umat Katolik Banyumanik Jalan Salib Putar Kampung

Semarang, Obsessionnews – Ratusan umat Katolik di Kecamatan Banyumanik, Semarang melaksanakan ibadah jalan salib dengan berjalan dari kampung ke kampung. Acaranya dimulai pukul 07.30-09.00 WIB, Jumat (25/3/2016) hari ini.

Ritual jalan salib ini diikuti 500 umat dari 14 gereja yang terdiri dari para ibu, laki-laki, biarawati gereja hingga anak-anak. Mula-mula, umat Katolik memboyong patung salib kayu berukuran besar lalu perlahan berjalan menyusuri Jalan Suster OFS dan masuk ke Jalan Prasetya menuju Puri Perdana Raya.

Sambil menyanyikan doa, rombongan lantas melanjutkan jalan salib di Jalan Trunojoyo dan kembali ke Gereja Santa Maria Fatima. Sekretaris Dewan Paroki Banyumanik, Paulus Krismanto menjelaskan ibadah jalan salib adalah salah satu prosesi guna menyambut kebangkitan Yesus Kristus dalam kepercayaan mereka.

Pihaknya mengatakan, sebelum jalan salib, seluruh umat gereja melaksanakan ibadah Minggu Palma di hari Minggu. Lalu, pada Kamis Putih dan sore ini diadakan ibadah misa Jumat Agung di gerejanya.

“Kita laksanakan missa dua kali sejak minggu yang diawali dengan Minggu Palma,” ungkap Krismasto.

Ibadah jalan salib ditujukan memperingati kesengsaraan Yesus Kristus ketika diadili hingga dimakamkan. Oleh sebab itu, terdapat 14 lokasi pemberhentian di sepanjang rute jalan salib dan tiap umat wajib memanjatkan doa.

“Tadi mereka berdoa dengan khidmat di tiap pemberhentian,” ujarnya.

Berbagai gereja yang melaksanakan jalan salib di wilayah Paroki Banyumanik antara lain Gereja Santo Agustinus, Santo Antonius, Santo Yusuf, Santo Dominico, Fransiscus Xaverius serta Gregorius Agung.

Sebanyak tiga pastor yang ikut mendampingi prosesi jalan salib yakni Romo Yoseph Supriyanto, Romo Emmanuel Maria Supranowo dan Romo Yohannes Gunawan. Rombongan berjalan dua kilometer dan berakhir dengan berdoa khusyuk di altar Gereja Fatima. (Yusuf IH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.