Kamis, 30 Juni 22

Raih Predikat Pelayanan Prima, Samsat Manokwari Didorong Jadi Role Model

Raih Predikat Pelayanan Prima, Samsat Manokwari Didorong Jadi Role Model
* Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Manokwari berhasil memperoleh predikat Pelayanan Prima pada evaluasi pelayanan publik tahun 2021. (Foto: Humas Kemen PAN-RB)

Jakarta, Obsessionnews.com – Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Manokwari berhasil memperoleh predikat Pelayanan Prima pada evaluasi pelayanan publik tahun 2021. Atas perolehan ini, Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Diah Natalisa meminta agar unit penyelenggara pelayanan publik (UPP) di wilayah Papua Barat menyontoh prestasi tersebut.

“Dengan diperolehnya predikat pelayanan prima dapat dijadikan acuan dan role model bagi UPP lainnya sehinga Indeks Pelayanan Publik (IPP) di Papua Barat dapat ikut meningkat,” ujar Diah dalam acara Penyerahan Penghargaan Pelayanan Publik Provinsi Papua Barat, di Manokwari, Selasa (29/03).

Diah menambahkan penyelenggaraan pelayanan publik yang prima tidak berdiri sendiri atas satu layanan tertentu. Diperlukan, adanya perwujudan layanan terintegrasi yang dikelola dengan baik. “SAMSAT adalah wujud pelayanan terintegrasi yang paling dasar yang sudah lakukan selama ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Nataniel D Mandacan menyampaikan harapannya agar reformasi birokrasi mampu membentuk karakter aparatur negara baik secara individu maupun melembaga sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Reformasi birokrasi agar menjadi komitmen seluruh instansi dan individu dan juga pelayanan publik dapat dinilai secara besar perubahan mendasar yang dilakukan secara bertahap,” ujarnya.

Sebagai informasi, Provinsi Papua Barat juga telah memperoleh sejumlah penghargaan terkait penyelenggaraan inovasi pelayanan publik pada tiga instansi antara lain yakni Pemerintah Provinsi Papua Barat, Kabupaten Fakfak, dan Kabupaten Teluk Bintuni. Terobosan terbaru yang berhasil meraih penghargaan adalah Mini Cattle Yard Solusi Pelayanan Terpadu (MC YARD SIPANDU) Sapi Potong dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Papua Barat, yang berhasil mendapatkan penghargaan TOP 45 pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2021.

Selain itu, inovasi di Papua Barat juga pernah mengharumkan nama Indonesia dengan meraih penghargaan pada United Nations Public Service Awards atau UNPSA Tahun 2018. Program yang masuk merupakan Pengendalian Malaria melalui Sistem EDAT dari Kabupaten Teluk Bintuni. Sementara itu, Kepolisian juga turut berpartisipasi memberikan inovasi yang terbaik di tanah Papua melalui inovasi Rumbai Koteka Dari Polres Sorong Kota yang berhasil masuk TOP 45 pada KIPP tahun 2021. Diharapkan, untuk tahun berikutnya akan muncul kembali inovasi terbaik dari Tanah Papua.

Dalam kesempatan tersebut turut dirangkaikan penandatanganan komitmen bersama, penyerahan pakta integritas, serta penyerahan hasil penyelenggaraan pelayanan publik unit Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Papua Barat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Plt. Asisten Deputi Koordinasi Fasilitasi Strategi Pengembangan Praktik Terbaik Pelayanan Publik Kementerian PANRB Muhammad Yusuf Kurniawan, serta Forkopimda terkait. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.