Sabtu, 4 Desember 21

Racun Lebah Madu Bisa Bunuh Sel Kanker Payudara

Racun Lebah Madu Bisa Bunuh Sel Kanker Payudara
* Lebah madu. (Foto : Getty Images)

Ilmuwan Australia mengatakan racun dari lebah madu dapat menghancurkan sel kanker payudara yang agresif di laboratorium.

Racun dari lebah madu – dan senyawa di dalamnya yang disebut melittin – digunakan untuk melawan dua jenis kanker payudara yang sulit diobati: triple-negative dan HER2.

Penemuan ini digambarkan sebagai “menarik”, tetapi para ilmuwan memperingatkan bahwa pengujian lebih lanjut diperlukan.

Kanker payudara adalah kanker yang paling banyak dialami oleh perempuan di seluruh dunia.

Meskipun ada ribuan senyawa kimia yang dapat melawan sel kanker di laboratorium, para ilmuwan mengatakan hanya sedikit yang dapat diproduksi sebagai pengobatan untuk manusia.

Racun lebah sebelumnya diketahui memiliki sifat antikanker untuk jenis kanker lain seperti melanoma.

Penelitian yang dilakukan oleh Harry Perkins Institute of Medical Research di Australia ini telah dipublikasikan di jurnal Natural Precision Oncology.

Apa temuan penelitian itu?
Ilmuwan meneliti racun lebih dari 300 lebah madu dan kumbang.

Ekstrak pada lebah madu dianggap “sangat potensial”, ujar Ciara Duffy, seorang peneliti berusia 25 tahun yang memimpin penelitian tersebut.

Satu konsentrasi racun ditemukan dapat membunuh sel kanker dalam waktu satu jam, dan merusak sel lainnya. Tetapi toksisitas meningkat untuk tingkat dosis yang lebih tinggi.

Para peneliti juga menemukan bahwa senyawa melittin itu sendiri efektif dalam “membunuh” atau mengganggu pertumbuhan sel kanker.

Meskipun melittin secara alami terdapat dalam racun lebah madu, melittin juga dapat diproduksi secara sintetis.

Secara tradisional, kanker payudara triple-negative – salah satu jenis yang paling agresif – diobati melalui pembedahan, radioterapi, dan kemoterapi. Kanker payudara jenis ini menyumbang 10-15% dari kanker payudara. (Red)

Sumber: BBC News

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.