Jumat, 27 Mei 22

Pulihkan Ekonomi Nasional Kemenparekraf Dorong Pelaku Parekraf Manfaatkan Dana Talangan

Pulihkan Ekonomi Nasional Kemenparekraf Dorong Pelaku Parekraf Manfaatkan Dana Talangan
* Pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif terapkan protokol kesehatan. (Foto: Kemenparekraf)

Jakarta, Obsessionnews.comDi sektor industri pemerintah telah menggulirkan berbagai kebijakan dan fasilitasi stimulus fiskal dan nonfiskal pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Di antaranya mendorong pelaku parekraf untuk memanfaatkan dana talangan yang disalurkan melalui Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara).

Baca juga: Kegiatan Pariwisata Diharapkan dapat Mendorong Perekonomian Nasional

Serta yang terbaru penjaminan Pemerintah kepada Korporasi Padat Karya yang dilakukan melalui penyediaan fasilitas penjaminan sehingga perbankan dapat menambah exposure kredit modal kerja kepada pelaku usaha di sektor prioritas. Salah satunya adalah pariwisata yakni hotel dan restoran.

“Kemenparekraf tidak bisa bekerja sendirian menghadapi segala dampak yang timbul dari pandemi Covid-19. Perlu ada usaha bersama dengan kolaborasi baik antara pemerintah, industri, serta masyarakat,” kata Wishnutama dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/8/2020).

Baca juga: Kemenparekraf Ajak Talenta Digital Kreatif Ikuti BDD 2020

Sementara itu, Kepala BPS Suhariyanto dalam keterangannya mengatakan, pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II 2020 yang terkontraksi sebesar minus 5,32 persen adalah yang terendah sejak 1999.

“Melacak kembali pertumbuhan ekonomi dalam triwulanan, kontraksi 53,2 persen ini terendah sejak triwulan 1 tahun 1999 yang mengalami kontraksi minus 6,13 persen,” kata Suhariyanto.

Baca juga: Kemenparekraf Ajak Pelaku UMKM Manfaatkan Teknologi Digital

Kendati demikian, ia mengajak semua pihak membangun optimisme bahwa triwulan III tahun 2020 geliat ekonomi akan membaik. Sejak adanya relaksasi PSBB di awal Juni 2020 dan seterusnya sudah terjadi geliat ekonomi meskipun masih jauh untuk kembali normal.

“Untuk itu kita perlu bekerja sama. Kita semua harus bergandeng tangan membangun optimisme supaya kita semua bersatu untuk melawan Covid-19 dan salah satu kunci yang paling penting untuk menuju pemulihan ekonomi nasional adalah kedisiplinan kita semua untuk betul-betul mematuhi protokol kesehatan,” kata Suhariyanto. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.