Jumat, 10 Juli 20

Promosikan Potensi UKM dan Wisata Bali, Pemerintah Adakan Bali Smesco Festival

Promosikan Potensi UKM dan Wisata Bali, Pemerintah Adakan Bali Smesco Festival
* Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga, menggelar foto bersama usai pembukaan Bali Smesco Festival. (Foto: dok Smesco Indonesia)

Jakarta, Obsessionnews.com – Produk UKM dan budaya Bali selama ini sudah terkenal dengan kekhasan dan keunikkannya baik di pasar domestik atau internasional. Bahkan Bali menjadi salah satu kawasan strategis pariwisata Nasional (KSPN) untuk menggaet wisatawan mancanegara (wisman).

Untuk itu demi memperluas akses pasar produk UKM dan Budaya Bali, Smesco Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Bali menggelar Bali Smesco Festival di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta pada 20-21 April 2019. Acara dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga, Gubernur Bali I Wayan Koster, Kadis Koperasi dan UKM Bali I Gede Indra Dewa Putra, dan Ketua Dekranasda Bali, Ni Putu Putri Suastini Koster serta Direktur Utama Smesco Indonesia, Emilia Suhaimi.

Menteri Puspayoga mengapresiasi pemerintahan Bali yang komitmen untuk terus mendukung pengembangan UKM dan budayanya. Dia mendorong agar pelaku UKM di Bali terus gencar memasarkan produk unggulannya karena pangsa pasar produk UKM, wisata dan budaya Bali banyak diminati wisman.

Salah satu yang bisa dilakukan untuk membuka akses pasar tersebut adalah melalui Smesco Indonesia. Paviliun Provinsi yang berada di Gedung Smesco, kata Puspayoga, menjadi mediator bagi produk-produk UKM di seluruh Provinsi untuk lebih dekat dengan buyernya. Bahkan melalui Paviliun Provinsi Smesco Indonesia akan membuka pasar baru lantaran produk-produk yang dipamerkan sudah terbukti kualitasnya.

“Produk-produk unggulan dari semua Provinsi terkurasi dengan baik di sini (Paviliun Provinsi Smesco Indonesia). Masuk ke sini kaya melihat Indonesia, makanya pas Asian Games kemarin Smesco jadi destinasi wisata bagi peserta Asian Games karena konsepnya jelas edukasi,” kata Puspayoga dalam sambutannya, Sabtu (20/4/2019).

Untuk mempromosikan produk-produk UKM Bali dan seluruh Provinsi, pemerintah melalui Kementerian koperasi dan UKM menanggung biaya logistik untuk dipajang di Paviliun Provinsi Smesco Indonesia. Bahkan untuk tenaga atau karyawan pengelola galeri juga digratiskan sehingga pemerintah daerah tidak perlu mengeluarkan anggaran sendiri. Hal ini semata-mata untuk mendukung produk UKM dan Budaya khas daerah dapat terekspos dengan luas di pasar domestik dan luar negeri.

“Semua Paviliun Indonesia ada di sini. Jangan khawatir biaya dari daerah ke sini kita biayaiin, gaji karyawan juga kita gaji dari APBN. Jadi Smesco ini adalah untuk pembinaan dan edukasi bagi masyarakat dan dunia,” pungkasnya.

Sementara itu, Emilia Suhaimi, membenarkan bahwa tujuan diadakan even ini adalah sebagai ajang promosi bagi UKM unggulan Bali. Sekaligus sebagai wahana memperkenalkan semua potensi Provinsi Bali meliputi produk unggulan UKM, pariwisata, budaya dan kuliner khas.

Menurutnya Bali Smesco Festival juga merupakan ekspose puncak prestasi pemberdayaan UKM yang dilakukan oleh lintas lembaga di Provinsi Bali. Karena itu even ini tidak hanya mempromosikan kerajinan dan produk-produk unggulan, tetapi juga pentas seni budaya, pariwisata, dan kuliner khas Bali.

“Ini merupakan salah satu momentum untuk memperkenalkan produk-produk unggulan asal Provinsi Bali kepada potensial buyer. Mereka diundang hadir bersama dengan perwakilan asosiasi,” ujar Emilia.

Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan even Bali Smesco Festival sangat efektif dalam mendorong UMKM Go Internasional. UMKM Bali disebut harus siap menghadapi era revolusi industri 4.0 dengan meningkatkan kualitas produknya. Pasar global akan mudah menerima produk UMKM yang memiliki nilai jual yang tinggi.

“Karena itu, kita minta dukungan Pak Menteri untuk fasilitasi agar UMKM Bi bisa ditingkatkan. Kita apresiasi dengan se-tinggi tingginya kepada Pak Menteri dan Bu Dirut Smesco, dapat menghasilkan komitmen bersama antara pemerintah dan pelaku UMKM untuk sinergi perkuat UMKM Bali,” kata Koster. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.