Sabtu, 4 Februari 23

Prof Azra Wafat, Menag Sebut Indonesia Berduka Kehilangan Intelektual Kaliber Dunia

Prof Azra Wafat, Menag Sebut Indonesia Berduka Kehilangan Intelektual Kaliber Dunia
* Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Dr. Azyumardi Azra, M.Phil, MA, CBE. (Foto; Foto: Twitter @Prof_Azyumardi)

Obsessionnews.com – Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Dr. Azyumardi Azra, M.Phil, MA, CBE wafat di Malaysia. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan duka mendalam atas wafatnya intelektual Islam Indonesia tersebut.

 

Baca juga:

Dalam Perjalanan ke Malaysia, Tiba-tiba Ketua Dewan Pers Prof. Azyumardi Azra Alami Sesak Napas

Jadi Ketua Dewan Pers, Azyumardi Azra Ingin Tingkatkan Kesejahteraan Wartawan

 

“Indonesia berduka. Almarhum adalah intelektual Tanah Air berkaliber dunia. Karya, ide dan gagasannya sangat mencerahkan, terutama pada ilmu kesejarahan yang menjadi bidang kepakarannya,” ujar Menag di Jakarta dalam siaran pers, Minggu (19/9/2022).

Menag menyebut Prof Azra tipologi ilmuwan organik dan akademisi yang membumi. Sebagai intelektual almarhum sangat responsif dan kontributif terhadap dinamika perkembangan zaman.

“Sebelum mengenal beliau secara langsung, saya sudah lebih dulu mengenal Pak Azyumardi Azra dari karya akademik dan karya sosialnya. Beliau sangat produktif menulis, baik dalam bentuk buku, artikel jurnal dan tulisan-tulisan populernya di media massa. Tepat kalau beliau dijuluki sebagai cendekiawan yang konsisten dengan dunia akademik dan selalu berpikir dengan tangannya,” sebut Menag.

Prof Azra, kata Menag, bukan hanya asyik dengan buku, tetapi juga berkecimpung di masyarakat. Berbagai organisasi sosial dan profesi aktif diikuti, termasuk sebagai ketua dewan pers. Almarhum adalah intelektual muslim par exellence yang selalu menyuarakan moderasi beragama dalam karya-karyanya.

“Seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri berutang dalam ide dan gagasan hingga PTKIN bisa berkembang pesat hingga sekarang,” jelasnya.

“UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang berkembang pesat adalah rangkaian dari legacy almarhum,” sambungnya.

Satu lagi, kata Menag, dan ini yang sangat mahal. Almarhum Prof Azra adalah sosok yang sangat sederhana. “Kesederhanaannya adalah teladan bagi semua akademisi dan intelektual di Indonesia,” tuturnya.

“Indonesia berduka, semoga almarhum senantiasa mendapat limpahan rahmat Allah SWT. Aamiin,” ujar Menag.

Seperti diketahui Azra yang pernah menjadi Rektor UIN Jakarta mengalami sesak napas saat sedang melakukan perjalanan ke Malaysia, Jumat (16/9/2022). Selanjutnya Ketua Dewan Pers itu dibawa ke RS Serdang, Malaysia. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.