Selasa, 7 Juli 20

Pria Jepang Terjangkit Virus Corona Usai Berkunjung ke Indonesia

Pria Jepang Terjangkit Virus Corona Usai Berkunjung ke Indonesia
* ilustrasi - pemeriksaan virus corona.

Seorang pria Jepang terbukti positif mengidap penyakit akibat virus corona alias Covid-19 sepulangnya dari Indonesia, demikian dilaporkan media nasional Jepang, NHK.

Pemerintah Kota Tokyo, menurut laporan tersebut, mengumumkan pada Sabtu (22/2/2020), bahwa pria tersebut berusia 60-an tahun yang bekerja sebagai staf fasilitas perawatan lansia.

Pada 12 Februari, dia mengunjungi sebuah institusi kesehatan setelah mengalami “gejala-gejala seperti flu”, namun kembali ke rumah pada hari yang sama karena dirinya tidak didiagnosa mengidap pneumonia.

Keesokan harinya dia kembali bekerja dan pada 14 Februari tinggal di rumah. Pada 15 Februari, dia dilaporkan mengunjungi Indonesia untuk berlibur bersama keluarga.

NHK tidak melaporkan secara rinci ke mana saja pria itu bepergian di Indonesia. Setibanya dia di Jepang pada 19 Februari, pria itu mengalami kesulitan bernapas yang parah dan disebut mengalami “kondisi serius”.

Laporan NHK ini sejalan dengan pernyataan pers dari Pusat Pengendalian Penyakit Menular Virus Corona Novel Tokyo pada laman pemerintah Kota Tokyo yang menyebutkan seorang warga Tokyo berusia 60-an teruji positif virus corona baru dan awal gejala-gejalanya terjadi pada 12 Februari.

Pernyataan pers itu menegaskan pria tersebut tidak punya riwayat ke China 14 hari sebelum timbul gejala-gejala.

Kasus ini adalah kali kedua seseorang teruji positif mengidap Covid-19 sepulangnya dari Indonesia.

Kasus pertama menimpa seorang warga China bermarga Jin pada awal bulan ini, delapan hari setelah mengunjungi Bali. (BBC News Indonesia)

 

WHO Peringatkan Penyebaran Corona
Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan kekhawatiran atas penyebaran wabah corona di sejumlah negara dunia.

Seperti dikutip surat kabar South China Morning Post, Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Sabtu (22/2/2020) menyatakan kekhawatiran atas penyebaran wabah corona di negara-negara lain di luar Cina.

Dalam hal ini, dia menyebut nama Jepang, Korea Selatan, dan Iran.

Ghebreyesus meminta berbagai negara dunia termasuk Afrika untuk bekerjasama dan menyusun program bersama untuk melawan penyebaran corona.

“Negara dan kawasan dengan sistem kesehatan yang lebih lemah, tentu tidak memiliki kemampuan untuk melawan virus ini. Untuk itu, negara-negara Afrika harus bersatu untuk menangkal corona,” serunya.

Para pakar meminta dunia belajar dari pengalaman Cina yang sudah berhasil meredam jumlah penyebaran dan korban tewas infeksi corona. Menurut mereka, langkah Cina menutup akses 80 kota untuk mencegah penyebaran wabah ini membawa dampak efektif dan positif.

Berdasarkan data terbaru, kasus infeksi virus corona di Jepang meningkat menjadi 750 orang dan tiga tewas. Di Korea Selatan, 556 orang positif corona dengan 4 orang tewas. Di Iran, kasus positif corona tercatat 28 orang dengan 6 tewas. (BBC News IndonesiaParsToday)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.