Minggu, 29 Mei 22

Presidensi G20, Kementerian ATR/BPN Lakukan Upaya Peningkatan Kesadaran Publik Terkait Transformasi Digital

Presidensi G20, Kementerian ATR/BPN Lakukan Upaya Peningkatan Kesadaran Publik Terkait Transformasi Digital
* Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Himawan Arief Sugoto. (Foto: Humas Kemen ATR/BPN)

Jakarta, Obsessionnews.com – Presidensi G20 Indonesia merupakan salah satu momentum dalam mendorong akselerasi agenda arsitektur kesehatan global, transformasi digital, dan transisi energi di Indonesia. Salah satunya sejalan dengan visi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yaitu mewujudkan institusi pertanahan dan tata ruang berstandar dunia dengan transformasi digital.

Namun, masifikasi terhadap informasi terkait program-program yang sejalan dengan Presidensi G20 Indonesia juga masih perlu dilakukan. Untuk itu, Kementerian ATR/BPN akan melakukan upaya dalam menyebarluaskan informasi Presidensi G20 yang berfokus dan sesuai dengan isu transformasi digital, Kebijakan Satu Peta, dan keberadaan Bank Tanah untuk kesejahteraan masyarakat.

Salah satu strategi komunikasi yang digunakan yaitu dengan membangun kerja sama serta kolaborasi yang apik dalam membangun kesadaran publik terkait program transformasi digital yang dijalankan Kementerian ATR/BPN. “Kita perlu membangun kolaborasi yang baik dalam komunikasi publik,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto pada kesempatan Kunjungan/Media Visit Offline di ruang kerjanya pada Senin (24/01/2022).

Sekretaris Jenderal memandang kerja sama serta kolaborasi dalam komunikasi publik diperlukan, sebab pemerintah dalam hal ini Kementerian ATR/BPN perlu membangun kesadaran publik terkait layanan-layanan pertanahan yang sudah bertransformasi.

“Kita memang butuh kerja sama dengan media, supaya menjadi top of mind,” kata Himawan Arief Sugoto dikutip Obsessionnews.com Rabu (26/1).

Selain dalam rangka membangun kesadaran publik, Sekretaris Jenderal menuturkan dalam melakukan komunikasi publik perlu juga dilakukan manajemen risiko. “Komunikasi kita dalam rangka membangun awareness, namun kita juga perlu berhitung kepada risiko,” tutur Himawan Arief Sugoto.

“Oleh sebab itu, kita terus merespons pertanyaan-pertanyaan masyarakat dengan baik, selalu menciptakan berita-berita yang membangun persepsi publik serta terus concern untuk melakukan perbaikan-perbaikan,” pungkas Sekretaris Jenderal.

Turut hadir pada pertemuan ini, Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Yulia Jaya Nirmawati beserta jajaran serta tim publikasi dari CNBC Indonesia sebagai media partner dalam perhelatan besar acara Presidensi G20 Indonesia 2022. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.