Pram-Rano Sorot Isu Climate Change di Jakarta

Obsessionnews.com – Perubahan iklim (climate change) sudah harus diantisipasi Jakarta sebagai metropolitan ke depan. Pasangan Pramono Anung-Rano Karno menyiapkan program mengatasi lingkungan untuk pembenahan Jakarta ke depan.
Cawagub Rano Karno alias Bang Doel menyebutkan, isu lingkungan yang bertalian erat dengan kesehatan merupakan urusan wajib yang perlu jadi prioritas. Dampak perubahan iklim sudah terasa dalam beberapa terakhir, di mana suhu panas Jakarta lebih dari 34 derajat celcius, begitu pula dengan isu polusi.
Baca juga: Ridwan Kamil Ditolak, Pram Serap Aspirasi Warga
“Kalau sekarang panas, berarti akan berbeda, kita akan lebih banyak menanam, misalnya seperti itu,” kata Doel selepas menyambangi kediaman Pram di Jakarta, Minggu (8/9).
Dia menyebut isu lingkungan sudah digagas oleh gubernur-gubernur terdahulu, sehingga perlu dilanjutkan kembali. Misalnya, normalisasi era Gubernur Ahok dan naturalisasi masa Gubernur Anies, perlu dilanjutkan.
“Siapapun gubernurnya harusnya ini ada berkelanjutan,” tutur Doel.
Baca juga: Pram-Rano Cari Simpati Anak Abah, RK Bicara Arsitektur Kota
Dia mengapresiasi Jakarta pada masa kepemimpinan Anies memulai untuk membangun sumur resapan merespons tingginya curah hujan. Namun perlu juga memikirkan situasi kekeringan di mana masyarakat kekurangan air.
“Perubahan iklim ini ekstrem,” tuturnya.
Program mengenai lingkungan, kata dia, masuk dalam visi-misi yang sekarang ini sedang tahap finalisasi oleh tim pemenangan. Pram-Rano aktif berdiskusi dengan tim ahli.
Isu lingkungan, lanjut Doel, berkaitan pula dengan persoalan klasik Jakarta yakni banjir dan macet. Untuk mengatasinya diperlukan langkah-langkah komprehensif sekaligus progresif, bila perlu memperlebar jalan.
“Inti utama pemerintah itu tidak boleh menyengsarakan masyarakatnya kecuali tidak ada cara lain, kita sosialisasi,” ungkapnya. (Erwin)





























