Jumat, 30 Oktober 20

Positif Corona, Dokter Reims Bunuh Diri

Positif Corona, Dokter Reims Bunuh Diri
* Bernard Gonzalez. (L'Union)

Presiden Reims, Jean-Pierre Caillot mengatakan pandemi virus corona telah menghadirkan pukulan telak bagi klubnya setelah dokter tim, Bernard Gonzalez, dilaporkan surat kabar Prancis, Le Parisien, bunuh diri setelah positif mengidap virus corona.

Gonzalez yang positif terpapar COVID-19 meninggalkan surat sebelum mengakhiri hidupnya.

Klub Ligue 1 tersebut mengunggah penghormatan kepada dokter berusia 60 tahun tersebut, Minggu (5/4) kemarin, menggambarkan Gonzalez – yang telah menjalani isolasi mandiri bersama istrinya sejak dinyatakan positif COVID-19 – sebagai sosok yang mahir dalam bidang sains dan sastra.

Walikota Reims, Arnaud Robinet, menyebut Gonzalez sebagai korban imbas dari wabah virus corona yang terus meluas di seluruh penjuru dunia saat ini dan mengungkapkan bahwa sang mendiang dokter meninggalkan surat sebelum mengakhiri hidupnya.

“Gonzalez sangat profesional, diakui dan dihargai oleh semua orang. “Doa saya bersama orang tuanya, istri serta keluarganya,” kata Robinet.

“Ia adalah korban imbas dari COVID-19, karena ia telah dinyatakan positif. Saya tahu ia meninggalkan surat untuk menjelaskan sikapnya. Tapi saya tidak akan membaca isinya,” tambahnya.

Pernyataan yang dirilis klub tidak mengungkapkan keadaan seputar wafatnya Gonzales, dengan mereka hanya memberikan penghormatan, sembari Caillot mengaku terkejut mendengar kabar duka itu.

Dalam kutipan yang dipublikasikan di laman resmi Reims, sang presiden klub mengatakan: “Kata-kata tidak bisa menggambarkan perasaan saya, saya terkejut mendengar berita tersebut.”

“Pandemi ini memengaruhi kondisi perasaan Stade de Reims. Adalah sosok yang menggambarkan semangat Reims dan seorang profesional hebat dari olahraga ini yang meninggalkan kami.”

“Tugasnya bersama klub lebih dari 20 tahu telah dijalankan dengan profesionalisme sepenuhnya, dengan penuh semangat dan bahkan tanpa pamrih.”

Prancis menjadi salah satu negara terparah yang terkena dampak virus corona, dengan angka kematian mencapai 8078 dan 92.839 kasus sejauh ini, sementara orang-orang yang sembuh menyentuh 16.183. (goal.com)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.