Rabu, 21 Oktober 20

Politisi PBB Geram Terhadap Ferdinan yang Sebut Anies Baswedan Bodoh

Politisi PBB Geram Terhadap Ferdinan yang Sebut Anies Baswedan Bodoh
* Politisi Partai Bulan Bintang DKI Jakarta, Ical Syamsudin. (Foto: Istimewa)

Jakarta, Obsessionnews.com – Pernyataan sinis dari Ferdinan Hutahaen melalui akun twitternya yang menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bodoh dapat tanggapan serius dari politisi Indonesia.

Hal itu lantaran pemberitaan Anies yang tak setuju pelajar ikut demo menolak Omnibus Law Undang-undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker).

Tanggapan serius itu datang dari Politisi Partai Bulan Bintang DKI Jakarta, Ical Syamsudin. Ical mengaku geram atas pernyataan twitter tersebut.

Seperti diketahui, Ferdinan pada cuitan twitternya seperti ini “Maaf Nies, jika ini benar Anda bicara seperti ini, betapa bodohnya ternyata Anda. Hanya nasibmu yang sedang bagus jadi Gubernur dan pernah jadi Menteri meski dipecat,” tulis Ferdinan di akun twitternya.

Menurut Ical ungkapan perasaan Ferdinan yang di publish ke dalam tulisannya itu justru menunjukan diri dia pada situasi belum move on. Harusnya Ferdinan yang sudah tidak lagi dianggap penting di lingkungan partai demokrat itu ‘move on’ agar tak dianggap sebagai kader atau politisi yang frustasi.

“Jadi menurut saya memang ada situasi belum move on dan terkesan baper (bawa perasaan). Jadi dia belum bisa merelakan diri dari kehilangan posisinya di lingkungan Partai Demokrat bahkan sikap frustasinya cenderung di tonjolkan, justru saya menilai Ferdinan tidak lebih seorang pecundang yang berharap posisi dan cari muka kepada penguasa,” Ungkap Ical dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/10/2020).

Ical menambahkan, Ferdinan tidak sadar diri bahwa saat Pilgub DKI dirinya turut mendukung pasangan Anies-Sandi lantaran dia tidak berposisi apapun dilingkungan Pemprov yang begitulah akhirnya nampak uring-uringan tidak karu-karuan.

“Saya tersinggung lho atas pernyataan yang dipaparkan Ferdinan dengan mengatakan Anies Bodoh !. Berarti Dia sudah menjeneralisasikan mayoritas warga DKI Jakarta juga Bodoh karena Anies notabenenya adalah Gubernur pilihan Warga DKI Jakarta,” tegasnya.

Menurut Ical justru apa yang di sampaikan Anies terkait pelajar yang turun dalam aksi demo menolak Omnibus Law UU Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker) mengarah kepada usulan solutif dan cerdas kepada pihak penyelenggara pendidikan sekolah. “Saya sangat setuju dan membenarkan hal itu,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan tak setuju apabila pelajar yang ikut demo menolak Omnibus Law Undang-undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker) harus dikeluarkan dari sekolah atau Drop out (DO).

“Saya selalu sampaikan, sudah tidak zaman lagi kalau anak yang bermasalah malah dikeluarkan dari sekolah, salah itu,” kata Anies di Jakarta, Rabu (14/10).

“Berbeda dari orang dewasa, kalau orang dewasa itu melakukan langkah yang salah, dia silakan dihukum,” tambahnya.

Seharusnya, kata dia, apabila pelajar melakukan kesalahan, sebaiknya ajak berdialog, diberikan pendidikan dan perhatian yang banyak dari sekolah maupun orang tua. Bukan malah mengeluarkan mereka dari sekolah.

Bila perlu, kata Anies, jika sekolah telah memulai belajar tatap muka, gurunya dapat memberi mereka tugas untuk melakukan kajian mengenai UU Ciptaker. “Nanti kalau sekolahnya sudah mulai nanti gurunya bisa kasih tugas kok. Kaji ini soal UU Cipta Karya (Cipta Kerja), di mana letak yang menurut Anda harus diperbaiki, di mana letak menurut Anda yang tidak disetujui,” jelasnya.

Menurut Anies menjadi hal yang bagus apabila terdapat anak-anak yang peduli terhadap kondisi bangsanya sendiri, seperti tak setuju dengan adanya Omnibus Law UU Ciptaker. Namun, ketidaksetujuan para pelajar itu tetap harus diarahkan dengan memberikan tugas yang mendidik.

“Kalau ada anak yang mau peduli bangsanya, kita suka. Kalau ada langkah yang dikerjakannya salah, ya dikoreksi. Prinsip dengan educational nanti sekolahnya yang memberikan tugas,” pungkasnya.

Dari pemberitaan Anies tersebut, Ical mempertanyakan letak kebodohan Anies seperti yang di tulis Ferdinan dalam akun twitternya.

“Lantas di mana letak kebodohannya Anies seperti yang di tulis Ferdinan Hutahean itu? Justru saya balik bertanya. Kalo Ferdinan masih belum Move on dan cenderung sok tahu dia. Memangnya Dia siapa dan Sekolah dimana?” Tanya Ical. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.