Selasa, 7 Desember 21

PKU Muhammadiyah Petanahan Adakan Program Vaksinasi 30.000 Dosis

PKU Muhammadiyah Petanahan Adakan Program Vaksinasi 30.000 Dosis
* Pelaksanaan Vaksinasi oleh PKU Muhammadiyah Petanahan. (Foto: Dok Pribadi)

Kebumen, Obsessionnews.com – PKU Muhammadiyah Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, mengadakan kegiatan vaksinasi massal yang dipusatkan di SDN Munggu, Petanahan, Jumat (22/10/2021). Ini adalah pelaksanaan vaksinasi pertama 1.000 dosis dari PKU Muhammadiyah Petanahan untuk masyarakat Kebumen.

Direktur PKU Muhammadiyah Petanahan Dokter Andika Purwinta Aji MMR mengatakan, pelaksanaan vaksinasi kali ini merupakan penunjukan dari Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pengurus Pusat Muhammadiyah yang meminta beberapa PKU di Indonesia mengadakan vaksinasi.

“Jadi MPKU ini punya kerjasama dengan Lembaga Kesehatan USAID dalam program percepatan vaksin. Nah di Indonesia ada 20 PKU yang ditunjuk MPKU sebagai pelaksana di lapangan. Di Kebumen sendiri ada dua PKU, yakni PKU Muhammmadiyah Petanahan dan Kutowinangun,” ujar dr Andika.

Vaksinasi kali adalah tahap pertama, dr Andika yang juga Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kebumen mengatakan, pihaknya diberi jatah oleh MPKU untuk menyelesaikan vaksinasi sebanyak 30 ribu dosis dengan jenis vaksin yang sudah ditentukan dari pusat.

“Untuk tahap pertama 1000 dosis. PKU Petanahan sendiri diberi jatah 30.000 dosis. Sama juga PKU Kutowinangun 30.000 dosis. Jadi total semua ada 60.000 dosis di Kebumen. Target kita bisa diselesaikan dalam waktu empat bulan,” terang dr Andika.

Dengan adanya Program “Menarik Vaksin” ini, dr Andika berharap PKU Muhammadiyah Petanahan bisa ikut membantu terlaksananya percepatan vaksin di Kebumen yang tergolong masih rendah dibanding daerah lain. Bersama pemerintah, PKU Muhammadiyah punya komitmen untuk membantu penanganan Covid-19 melalui vaksinasi.

“Vaksin yang kita adakan ini menyasar untuk seluruh warga Kebumen. Jadi meskipun sekarang di Petanahan, warga di luar itu juga boleh ikut vaksin. Ke depan kita akan muter sistemnya jemput bola, tidak hanya terpusat di kota, tapi di desa-desa,” terangnya.

Sementara itu, Dokter H.R Sunarko Slamet Kepala Puskesmas Petanahan menambahkan, warga Petanahan yang sudah divaksin baru sekitar 20 persen untuk dosis pertama. Targetnya untuk menurunkan PPKM level 3 menjadi level 2, targetnya masyarakat yang sudah divaksin mencapai 50 persen.

“Masyarakat atau warga Petanahan sebenarnya sangat antusias untuk mengikuti vaksin. Jadi setiap ada vaksin kuotanya selalu habis. Jatah vaksin di Kebumen sendiri masih terbatas, sehingga saat ini kita masih fokus untuk pemberian dosis pertama dengan target 50 persen,” ujar dr Sunarko.

Kapolsek Petanahan AKP Marheni menambahkan, pihaknya mengucapkan terimakasih atas dukungan dari PKU Petanahan atas terselenggaranya vaksinasi di wilayahnya. Kepolisian kata Marheni juga sama-sama bekerja keras bagaimana vaksinasi ini bisa terdistribusikan ke masyarakat.

“Dukungan dari PKU Muhammadiyah dan juga Polres Kebumen dalam mempercepat vaksinasi ini harus terus kita dorong. Penanganan Covid-19 ini memang tidak bisa diselesaikan sendirian. Perlu kerjasama dan kolaborasi dari semua pihak agar Kebumen bisa secepatnya turun menjadi level 2,” tandasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.