Jumat, 30 Oktober 20

Perppu Kebiri Disahkan, Indonesia Berpotensi Jadi Negeri Ramah Anak

Perppu Kebiri Disahkan, Indonesia Berpotensi Jadi Negeri Ramah Anak

Jakarta, Obsessionnews.com – Akhirnya Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengesahkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak atau yang lebih dikenal dengan Perppu Kebiri menjadi Undang-Undang.  Regulasi ini adalah lompatan baru dalam upaya perlindungan anak dan menjadi langkah awal bagi Indonesia menuju negeri ramah anak.

Wakil Ketua Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Fahira Idris mengungkapkan, menjadikan kekerasan terhadap anak sebagai kejahatan luar biasa dalam hukum positif Indonesia merupakan langkah paling awal yang sangat tepat untuk menciptakan sistem perlindungan anak yang komprehensif. Sistem hukum yang tegas terhadap pelaku kekerasan terhadap anak, akan sangat membantu derap langkah dan upaya semua elemen masyarakat untuk melindungi anak Indonesia dari tindak kekerasan terutama seksual.

“Semua upaya harus kita lakukan, karena kondisinya (kasus kekerasan anak) sudah kritis. Semua celah-celah harus kita tutup. Semua lubang harus kita kunci agar tidak ada lagi ruang bagi orang-orang dewasa biadab yang mengincar anak-anak kita. Salah satu upaya itu adalah hukuman mati. Saya yakin, Undang-Undang Perlindungan Anak yang baru ini menjadi pijakan awal menuju Indonesia ramah anak,” ujar Fahira Idris, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (14/10).

Menurut Fahira, walau hukuman pidana maksimal sampai hukuman mati bagi pelaku kekerasan terhadap anak menjadi daya dorong untuk melindungi anak, tetapi tidak akan bermakna jika pemerintah tidak segera menyiapkan sistem perlindungan anak yang sinergis dan holistik baik preventif maupun penanggulangan yang efektif untuk mengatasi persoalan kejahatan kekerasan anak.

Malah, tambahnya, tantangan perlindungan anak setelah disahkan Perppu ini akan semakin berat karena keberhasilan sebuah regulasi terutama undang-undang adalah sejauh mana obyek yang diatur dalam undang-undang tersebut, dalam hal ini tindak pidana kekerasan terhadap anak, tidak lagi dilanggar. Oleh karena itu, tugas besar pemerintah dan semua elemen masyarakat adalah bahu membahu mengkampanyekan bahwa kekerasan anak adalah kejahatan … (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.