Jumat, 30 Oktober 20

Perkuat Amenitas di Danau Toba, Kemenparekraf Bangun Homepod

Perkuat Amenitas di Danau Toba, Kemenparekraf Bangun Homepod
* Penyerahan amenitas jenis nomadic tourism dilakukan di Gedung Sapta Pesona Kemenparkraf, Jakarta, Senin (28/10/2019). (Foto: Dok Kemenparekraf)

Jakarta, Obsessionnews.comKementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membangun satu unit homepod di The Kaldera Nomadic Escape di Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, sebagai upaya untuk memperkuat amenitas di destinasi wisata Danau Toba.

Penyerahan amenitas jenis nomadic tourism dilakukan Senin (28/10/2019) di Gedung Sapta Pesona Kemenparkraf. Sebelumnya penyerahan juga dilakukan secara simbolik di The Kaldera Nomadic Escape, Desa Pardamean Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, pada 14 Oktober 2019 bersamaan dengan Groundbreaking Kaldera Danau Toba Resort.

Menurut Asisten Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Regional I Kemenparekraf Reza Fahlevi, penyerahan homepod ini menjadi bukti keseriusan Kemenparekraf menggarap destinasi serta mengembangkan nomadic tourism.

“Amenitas nomadic tourism berupa homepod di destinasi wisata sekitar Danau Toba menjadi bukti keseriusan kami. Pengembangan akan terus kami lakukan agar destinasi yang kita punya semakin mumpuni,” ujar Rezadalam keterangan tertulisnya, Kamis (31/10).

Dia menjelaskan, Homepod dibangun untuk menambah pilihan akomodasi bagi wisatawan. Selain itu, Homepod yang dibangun merupakan salah satu Pilot Project Amenitas di Kawasan Danau Toba. diperkirakan pembangunan selesai pada pertengahan September 2019 dilengkapi dengan instalasi AC dan TV.

“Amenitas ini diharapkan akan benar-benar nyaman,” kata Reza.

Homepod jenis nomadic tourism. (Dok Kemenparekraf)

Dia mengatakan, pengelolaan Homepod ini akan diserahkan kepada Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT). Untuk itu, BOPDT diharapkan bisa memanfaatkan secara maksimal dan dikelola sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Homepod tersebut dapat diangkat sebagai salah satu Icon Amenitas. Serta pelengkap dari  homestay yang telah ada di sekitar The Kaldera Danau Toba Resort dan Desa Sigapiton,” jelas Reza.

Sementara itu Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenparekraf Dadang Rizki Ratman menjelaskan, desain homepod yang dibangun dirancang menunjang kearifan lokal. Dengan begitu, desain homepod sesuai dengan desain Sayembara Arsitektur Nusantara yang terbuat dari bambu. “Semoga dapat menambah jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Utara dimana angka per-Agustus 2019  sebesar 163.989 wisatawan,” ujar Dadang.

Ia menambahkan, keberadaan Homepod tersebut akan disinergikan dengan paket wisata dan atraksi wisata yang ada di Desa Sigapiton, Kecamatan Ajibata Toba Samosir.

Untuk itu, Direktur Utama BOPDT Arie Prasetyo menyampaikan ungkapan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Kemenparekraf. Dia mengatakan, dengan adanya homepod ini diharapkan ke depan akan semakin menambah alternatif amenitas pariwisata di lahan otorita berbarengan dengan pembangunan yang dilakukan oleh PT. Crystal Land Development yang sedang membangun glamorous camping (glamping) berbintang lima di salah satu lokasi di dalam Toba Caldera Resort.

Sebagai destinasi super prioritas, Danau Toba membutuhkan 3A yang kuat dimana atraksi, akses, dan amenitas harus bagus. Dengan hadirnya homepod, wisatawan pun memiliki pilihan amenitas dan atraksi.

“Homepod adalah bagian dari nomadic tourism. Kemampuan kreativitas kita harus lebih baik. Daya tarik itu kita ciptakan. Merawat pemberian Tuhan, mengolah destinasi menjadi penopang kreativitas wisata,” ujar Arie.

Menurut dia, homepod memenuhi kebutuhan amenitas secara cepat. Sebab, membangun hotel berbintang akan memakan waktu yang relatif lama. “Untuk menyiasatinya adalah dengan membangun nomadic amenities. Selain homepod, ada glamcamp, caravan, dan lainnya,” tambah Arie. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.