Minggu, 27 November 22

Penyuluh Agama Islam Berikan Bantuan kepada Penyintas Erupsi Gunung Semeru

Penyuluh Agama Islam Berikan Bantuan kepada Penyintas Erupsi Gunung Semeru
* Penyuluh Agama Islam Kabupaten Lumajang Sriwanti Yusuf (berjaket biru) di posko penyintas erupsi Semeru, Sabtu (4/12/2021). (Foto: kemenag.go.id)

Lumajang, obsessionnews.comGunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengalami erupsi pada Sabtu (4/12/2021). Tak tinggal diam, Penyuluh Agama Islam di Lumajang langsung bergerak cepat memberikan bantuan kepada penyintas erupsi Gunung Semeru.

Baca juga: Gunung Semeru di Lumajang Meletus

Tim yang dipimpin Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kabupaten Lumajang, Sriwanti Yusuf tiba di Desa Curah Kobokan.

“Kami berangkat malam hari. Bersama beberapa tim. Ada juga tenaga kesehatan,” ungkap Wanti melalui pesan suara, Minggu (5/12) pagi.

Bersama tim Wanti melakukan pendataan.

“Baru dua desa di Desa Curah Kobokan, Kecamatan Pronojiwo dan Kajar Kuning, Kecamatan Candipuro,” ujarnya.

Dikutip dari situs kemenag.go.id, Minggu, Wanti yang juga Bendahara Pokjaluh Nasional ini juga membagikan masker untuk melindungi warga dari debu erupsi Semeru sekaligus mengurangi penyebaran pandemi Covid-19.

“Masker ini harus dipakai sebagai pelindung dari debu erupsi Semeru dan Covid-19,” tandasnya.

“Tim kesehatan kita juga sedang melakukan serangkaian pemeriksaan. Kondisinya sangat butuh bantuan baik materi, psikis, maupun kesehatan,” harapnya.

Sementara itu Kepala Seksi Pengembangan Penyuluh Agama Islam Direktorat Penerangan Agama Islam Kementerian Agama Amirullah saat dikonfirmasi memberikan apresiasi terhadap gerak cepat Penyuluh Agama Islam di Lumajang.

“Luar biasa, Penyuluh Agama Islam terus bergerak. Semoga kawan-kawan sehat di lokasi. Ayo bersama ringankan beban saudara kita terdampak erupsi Gunung Semeru dengan doa dan bantuan nyata,” ujar Amirullah. (red/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.