Kamis, 30 Juni 22

Penyanyi Camila Dikecam di Final Liga Champions

Penyanyi Camila Dikecam di Final Liga Champions
* Penyanyi Camila Cabello di final Liga Champions 2022. (Getty/Goal)

Striker legendaris Ajax, AC Milan, dan timnas Belanda, Marco van Basten, mengkritik UEFA dan FIFA terkait penyelenggaraan final Liga Champions di Stade de France, akhir pekan lalu.

Penari dan penyanyi Camila Cabello dikecam saat tampil di final Liga Champions 2022. Fans Madrid dan Liverpool merusak penampilan penyanyi keturunan Kuba-Amerika Serikat itu dengan yel-yel klub masing-masing.

Basten — yang mengundurkan diri dari jabatan sebagai direktur teknik FIFA pada 2018 — menyasar “mini-konser” Camila Cabello tepat sebelum laga yang dimenangkan Real Madrid 1-0 atas Liverpool tersebut.

“Kami ingin menyaksikan sepak bola, tapi kami dipaksa menonton seseorang bernyanyi dengan penari,” ucap Van Basten.

“UEFA dan FIFA ingin menghasilkan uang dengan pertandingan sepak bola. Jauhkan hal-hal ini dari kami, kami ingin melihat pertandingan sepak bola,” tambahnya.

Pertunjukan Cabello terbilang tidak berjalan mulus. Suara sang penyanyi sebagai paket pembuka pertandingan nyaris tidak terdengar imbas ‘chant’ yang lebih berisik dari suporter Madrid dan Liverpool.

Puluhan ribu suporter kedua tim yang bertanding itu frustrasi setelah sepak mula dinyatakan ditunda selama 30 menit imbas kericuhan di pintu masuk stadion karena sistem tiket yang buruk dan kelalaian panitia pelaksana pertandingan.

“Melihat kembali penampilan kami dan saya tidak percaya orang-orang menyanyikan lagu tim mereka begitu kencang selama penampilan kami,” ucap Cabello dalam cuitannya yang telah dihapus.

“Saya dan tim bekerja tanpa kenal lelah begitu lama untuk membawa suasana yang tepat dan memberikan pertunjukan yang bagus,” begitu selanjutnya.

Setelah menghapus cuitan tersebut, Cabello langsung menggantinya dengan pilihan kata yang lebih netral. (Goal.com/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.